DOGIYAI – Ada apa sambil bertanya, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Dogiyai sudah bentuk kabinet bayangan mengantikan Bupati Kabupaten Dogiyai definitif dua tahun itu Drs. Thomas Tigi yang kalau dihitung masih sisa tiga tahun lagi. Dikatakan Bupati Thomas Tigi, dirinya resmi dilantik Menteri Dalam Negeri dengan mengambil sumpah janji melalui Gubenur Papua, sehingga kabinet baru atau kabinet bayangan yang dibentuk PNS itu dinilainya bikin diri inti dalam birokasi pemerintahan. “Kabinet bayangan entah dari mana itu,” tanyanya.Lanjutnya, bupati dan pemerintah daerah sekarang ini sedang membuka kerja sama Ombudsman Repubik Indonesia dengan kantor perwakilan Propinsi Papua dan Papua Barat dan kerjasama Inspektorat dan Pemerintah Kabupaten Dogiyai beberapa waktu yang lalu, untuk itu ia, meminta kepada semua pegawai Dogiyai agar bersikap tenang dan ada di kantor. “Jangan kaget dengan isu informasi individu juga institusi aktifitas itu,” terangnya di sela-sela kegiatan sosialisasi Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Selasa 12 Mei 20015 lalu. Pada kesempatan itu pula, kepala perwakilan ombudsman Repubik Indonesia  Papua dan Papua Barat, Iwangin Sambar Olil,SH  menjelaskan kepada peserta, untuk sementara ini belum ada bukti yang kuat Bupati Dogiyai tersangka.Menurut Iwagin Sambar, tak mudah seseorang ditetapkan sebagai tersangka. Itu hanya aksi kepentingan politik, ombudman berkomidmen selaku lembaga yang mengawasi, tanpa berpihak dan melayani tanpa pamrih. Ombudman dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenangnya, memiliki imunitas juga dibawah pengawasan legulasi pemerintah ini.“Bupati Dogiyai yang datang dari bawah dalam birokrasi pemerintahan, tak mungkin juga menjadi anak bawang, selaku orang tua pasti tau untuk bantuan gereja pendidikan juga bantuan sosial. Boleh  saja  feenya dari kontraktor,” tandasnya.(don)