Tenaga Honorer Dukcapil Ditembak TPNPB, Kapolda: Bukan Unsur TNI/Polri
INTAN JAYA - Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K, saat dikonfirmasi terkait penembakan salah satu warga sipil di Kabupaten Intan Jaya, Selasa, 18 Maret 2025 mengatakan, di bulan puasa ini telah terjadi penembakan salah warga sipil di Intan Jaya.

INTAN JAYA - Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K, saat dikonfirmasi terkait penembakan salah satu warga sipil di Kabupaten Intan Jaya, Selasa, 18 Maret 2025 mengatakan, di bulan puasa ini telah terjadi penembakan salah warga sipil di Intan Jaya.
Kejadian penembak ini, jelas Kapolda Papua Tengah, korbannya tenaga honorer di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Intan Jaya, di sekitar Distrik Sugapa.
Brigjen Alfred menambahkan, kejadian penembakan itu diperkirakan pukul 13.45 WIT, yang mana korban merupakan honorer di Dukcapil Kabupaten Intan Jaya.
Setelah kejadian, tambah Jenderal Bintang Satu itu, pijak TNI/Polri telah mengevakuasi korban ke rumah sakit Intan Jaya, dan sudah ditangani. Kemudian sekitar sore tadi (sore kemarin, red) korban dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Kondisi korban saat ini kritis, semoga penanganan medis bisa lebih baik dan kita semua berdoa semoga tim medis, dapat menangani korban dengan baik di rumah sakit Timika,” harapnya.
Sementara, untuk pelaku penembakan, dari keterangan saksi mengatakan, pelaku wajahnya ditutupi coretan warna hitam, sehingga pelaku tidak bisa dikenal dengan jelas, dan pelaku menggunakan senjata laras Panjang.
“Polres Intan Jaya dan TNI sedang berupaya mencari pelaku, dan pelaku dalam sementra lidik,” ujar mantan Wakapolda Papua Barat itu.
Paskah kejadian penembakan di Kabupaten Intan jaya, mulai berangsur kondusif. “Saat ini kondisi daerah Intan Jaya berjalan seperti biasa dan anggota terus bersiaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kapolda Papua Tengah.(wan)
Bagikan artikel ini



