DOGIYAI - Pemerintah Kabupaten Dogiyai bersama kontraktor akan memperhatikan keluhan masyarakat terhadap tanjakan Piyakebo dan Obaikagopa dengan mencari solusi terbaik guna menghindari kecelakaan lalu lintas di kedua tanjakan tersebut. Solusi apa yang terbaik akan dijawab oleh kontraktor yang tengah menangani Jalan Lingkar Mapia. Bupati Kabupaten Dogiyai, Thomas Tigi saat dimintai tanggapannya soal keluhan masyarakat pengguna jalan Lingkar Mapia dan permintaan DPRD Kabupaten Dogiyai terhadap tanjakan Piyakebo dan Obaikagopa, pekan lalu di Nabire mengatakan sudah tahu dan memahami permintaan dan keluhan warga terhadap dua tanjakan, Piyakebo dan Obaikagopa. Oleh karena itu, sudah ada kesediaan dari kontraktor untuk mencari solusinya.Thomas Tigi menambahkan, solusi apa yang terbaik akan dicarikan oleh kontraktor, apakah akan memindahkan jalan melalui jalur yang aman atau tetap di jalan tersebut dengan merubah permukaan jalan. “Kontraktor sudah menyatakan bersedia mencari solusi untuk tanjakan Piyakebo dan Obaikagopa,” jelas Bupati Thomas.Ketika ditanya, apakah dalam pelaksanaan nantinya, akan membangun jalan melalui tempat lain seperti menghindari tanjakan Piyakebo dengan membuka jalan baru melalui Kampung Abaimaida lama atau lewat tempat lain, Bupati Thomas mengatakan soal teknis, kontraktor tahu sebaiknya bagaimana untuk menghindari tanjakan Piyakebo. Karena, kontraktor sudah menyatakan menyanggupi untuk menghilangkan tanjakan Piyakebo.Thomas menambahkan, kalaupun nantinya tidak melalui Kampung Abaimaida lama tetapi tetap lewat Gunung Piyakebo, kontraktor akan membuat jalan dari Kali Onee ke Idaudimi dengan membuat jalan melingkar, tidak seperti sekarang, mengikuti urat Gunung Piyakebo.Demikian juga dengan tanjakan Obaikagopa, kata Thomas, akan dibangun jalan melingkar, tidak seperti sekarang. Dengan demikian, tidak akan  ada tanjakan tajam lagi di Obaikagopa dan Piyakebo. (ans)