NABIRE - Suku Besar Yerisiam Gua, berencana Senin ini akan melakukan pemalangan di perbatasan Nabire dan Papua barat. Sekretaris Suku, Robertino Hanebora mengatakan, pihaknya melakukan pemalangan di perbatasan Nabire Kaimana dan Nabire Teluk Wondama. Sebab jika hanya memalang di daerah Distrik Yaur maka tentu orang masih bisa masuk melalui Logpon.  “Kami langsung mau palang di depannya lagi yakni perbatasan. Kalau hanya di daerah Soa pasti orang masih bisa masuk,” ujar Hanebore, Minggu (19/4). Dikatakan, pihaknya melakukan pemalangan berdasarkan kesepakatan para bupati dan gubernur serta Instruksi Bupati Nabire dalam masa perang melawan pandemi Covid–19. Sehingga, tidak diperbolehkan seorangpun keluar masuk ke Nabire seenaknya. Sebab belum tentu mereka masuk dalam keadaan sehat. “Kami tidak ambil pusing, siapapun dia, tidak ada toleransi untuk saat ini,” ujar Hanebora. (pas)