NABIRE - Kehadiran Sekolah Tinggi Teologia (STT) Agapes Jakarta kelas jauh Provinsi Papua Tengah, ternyata telah mewisuda mahasiswa dua angkatan dalam dua tahun akademik. Dimana, pada tahun akademik 2022/2023 telah mewisuda mahasiswa untuk Strata satu atau S-1 sebanyak 25 orang dan strata dua atau S-2 sebanyak 6 mahasiswa, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 32 mahasiswa dan mahasiswi.

Sedangkan angkatan kedua, pada tahun akademik 2023/2024 lalu juga telah mewisuda 49 orang mahasiswa dengan rincian untuk S-1 sebanyak 40 orang dan S-2 sebanyak 9 mahasiswa atau pun mahasiswi.

Dan selama adanya aktifitas perkuliahan bagi seluruh mahasiswa maupun mahasiswa STT Jakarta kelas jauh Provinsi Papua Tengah tidak memiliki gedung, tetapi hanya meminjam milik sekolah.

Demikian dikatakan Ketua STT Jakarta Kelas Jauh Nabire, Ernes Yusak Tebay, S.Pd.,MAP, kepada Papuapos Nabire, Rabu (9/4/2025) seraya menambahkan, kehadiran STT Jakarta kelas jauh Papua Tengah tentunya mempunyai tujuan dan harapan di bidang keagamaan.

Untuk itu, pihak pengurus STT Agapes Provinsi Papua Tengah, tentunya sangat membutuhkan perhatian yang serius dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan juga Pemerintah Daerah (Pemda) di delapan kabupaten.

Karena hingga saat ini STT Agapes Jakarta kelas jauh Papua Tengah tidak memiliki gedung perkuliahan sendiri, tetapi sedang disiapkan tanah seluas 250x200 Ha yang berada di Kaladiri 2, wilayah Distrik Wanggar.

Dan untuk wilayah Papua STT Agapes Jakarta kelas Papua langsung ditangani oleh satu koordinator dan di setiap kabupaten telah ditunjuk ketua-ketua yang akan bertugas dan bertanggung jawab untuk aktiftas perkuliahan di masing-masing kabupaten.(des)