Stop Bikin Gadug di Nabire, Mari Bersama Perangi Wabah C-19
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw,S.Sos,MAP, meminta semua fihak di Nabire untuk berhenti membuat kegaduhan di tengah situasi yang
Bagikan
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw,S.Sos,MAP, meminta semua fihak di Nabire untuk berhenti
membuat kegaduhan di tengah situasi yang sedang krisis wabah Corona Virus
Disease (Covid-19) di Kabupaten Nabire. Isaias mengharapkan para elite
melupakan sejenak kepentingan dan perbedaan politik, lantaran Nabire dalam
situasi politik Pilkda. Hal ini disampaikan Isaias selaku pembina politik menyikapi dan menilai pernyataan
sejumlah fihak yang belakangan ini, terkesan berusaha untuk mendiskriditkan
upaya-upaya yang kini dilakukan oleh Pemda dan Tim Gugus Tugas Covid-9. Menurut Isaias, pernyataan-pernyataan itu terlalu tendensius dan tidak berdasar, sehingga
menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat luas. “Jadi pernyataan semacam ini sangat tidak etis dilontarkan orang-orang terpelejar dan hanya akan
mengundang polemik dan kegaduhan,” tegas Isaias saat dirinya melaunchingkan
penyeluaran bantuan Kementerian Sosial RI, berupa PKH, BPNT dan BST di halaman
rumah Dinas Kepala Cabang PT Pos Indonesia, Kamis (14/5/20). “Mestinya di tengah situasi seperti ini kita semua bersatu untuk mencari solusi bersama
terkait nasib di daerah ini dan rakyat Nabire. Bukan malah melontarkan sesuatu
yang sifatnya tidak benar,” tandanya lagi. Isaias turut mengajak semua pihak, baik eksekutif, legislatif, partai politik dan kaum
intelektual untuk menghentikan polemik politik, dan fokus terhadap masalah
Covid di Nabire saat ini. “Bagaimana dapat segera bersama-sama memutuskan mata rantai penularan agar kita semua terbebas
dari ancaman virus corona adalah tugas kita bersama,”imbuh Isaias mengajak. “Saya harap semua elite di Nabire dapat menghentikan polemik politik, dan fokus memikirkan
terhadap nasib Daerah ini dan rakyat di tengah situasi yang mulai mengancam
kita ini,” tegasnya. Isaias mengapresiasi semua pihak yang telah bahu membahu memberi kontribusi nyata
terhadap pencegahan dan penanganan Covid-19, baik intelektual, partai politik,
DPRD, aparat Pemkab Nabire, TNI/Polri, pihak swasta maupun masyarakat. (eby)
Bagikan artikel ini



