STIKes Persada Satu-satunya Kampus yang Punya Prodi Gizi se-Tanah Papua
NABIRE - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Persada Nabire saat ini telah berhasil menerima Akreditasi Baik dari LAMPT-KES. Akreditasi baik yang diperoleh Prodi Gizi STIKES Persada Nabire adalah anugerah terindah. Karena sekian tahun perjuangan, akhirnya di tahun 2022 STIKes Persada Nabire berhasil meraih Akreditasi Baik dari LAMPT-KES.

NABIRE - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Persada Nabire saat ini telah berhasil menerima Akreditasi Baik dari LAMPT-KES. Akreditasi baik yang diperoleh Prodi Gizi STIKES Persada Nabire adalah anugerah terindah. Karena sekian tahun perjuangan, akhirnya di tahun 2022 STIKes Persada Nabire berhasil meraih Akreditasi Baik dari LAMPT-KES.
Demikian dikatakan Ketua STIKes Persada Nabire Alfred D. Lambey, SKM., M.Kes dan Ketua Yayasan Pendidikan Persada Nabire, H. Rustam Yusuf, SE saat ditemui wartawan di sela-sela Kuliah Pakar Mahasiswa Program Studi Gizi STIKes Persada Nabire Tahun Akademik 2022/2023 dan Syukuran Akreditasi LAMPT-KES Prodi Gizi STIKES PERSADA Nabire, Kamis (11/08/22) di aula BKKBN Nabire.
Kata Lambey, dengan adanya syukuran ini, STIKes Persada Nabire ada dan hadir di tengah–tengah masyarakat Kabupaten Nabire dan umumnya di Provinsi Papua Tengah untuk ikut memberikan kontribusi terhadap penanganan masalah kesehatan, khususnya masalah gizi dengan konsentrasi pada ibu dan anak.
“Kita bisa melihat sekarang ini di Indonesia, Papua dan juga di Nabire adalah masalah Stanting atau kegagalan tumbuh kembang anak. Sehingga ini juga menjadi perhatian dan konsentrasi kami (STIKes Persada) supaya generasi emas Papua kedepan bebas dari masalah stanting,” tuturnya.
Lanjutnya, sekarang untuk jumlah mahasiswa yang sedang memangku pendidikan di STIKes Persada Nabire berjumlah 145 mahasiswa. Diharapkan para mahasiswa yang sedang memangku pendidikan di STIKes Persada Nabire dapat menyelesaikan pendidikannya selama 4 tahun. Dengan tetap mengandalkan Tuhan, semangat dalam berkuliah, ulet, rajin dan disiplin mengikuti perkuliahan yang akan di tempuh selama empat tahun atau VIII semester.
“Kalau mahasiswa mempunyai semangat dan motivasi yang kuat bahwa saya akan lulus jadi seorang ahli gizi atau nutritionist, pasti akan terwujud. Saya juga berharap, pemerintah daerah juga bisa menjadi mitra kerjasama yang baik. Sehingga lulusan-lulusan ahli gizi dari STIKes Persada ini dapat menjadi prioritas untuk membantu pemerintah dalam bidang kesehatan, khususnya bidang ahli gizi. Dan pastinya STIKes Persada Nabire masih membutuhkan bantuan pemerintah untuk mengembangkan STIKes Persada Nabire kedepan,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Persada Nabire, H. Rustam Yusuf, SE kepada wartawan mengatakan, STIKes Persada Nabire sudah ada sejak Tahun 2013. Tetapi baru di tahun 2019 STIKes Persada Nabire mendapat ijin operasional dengan program studi pertama yaitu ilmu gizi, yang sebelumnya telah mengusulkan 4 Prodi, tetapi yang baru disetujui dan saat ini sudah terakreditasi yaitu Prodi Ilmu Gizi.
“Tidak menutup kemungkinan, kedepan kita akan usulkan untuk menambah dua program studi lagi, untuk menjawab keinginan masyarakat Kabupaten Nabire khususnya dan Provinsi Papua Tengah pada umumnya. Prodi yang di usulkan kedepan adalah Prodi Sistim Informasi Kesehatan dan Prodi Kesehatan Masyarakat,” ujar Rustam.
Dirinya berharap, kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire untuk bisa menjalin kerjasama dalam memajukan dan mengembangkan STIKes Persada Nabire lebih baik, unggul dan berprestasi. Dan perlu menjadi perhatian bahwa STIKes Persada Nabire adalah satu-satunya Perguruan Tinggi yang mempunyai Program Studi S1 Gizi di Tanah Papua. (cad)
Bagikan artikel ini



