STAKP Berperan Tingkatkan SDM
NABIRE - Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan (STAKP) ikut andil dan berperan strategis dalam meningkatkan kulaitas sumber daya manusia (SDM). Hal demikian dikatakan salah satu intektual Kabupaten Deiyai, Manase Pekei, SE., Kamis (14/3) kemarin. Bukan hanya kualitas SD
Bagikan
NABIRE - Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan (STAKP) ikut andil dan berperan strategis dalam meningkatkan kulaitas sumber daya manusia (SDM). Hal demikian dikatakan salah satu intektual Kabupaten Deiyai, Manase Pekei, SE., Kamis (14/3) kemarin.
Bukan hanya kualitas SDM manusia yang dapat ditingkatkan, namun kuantitas SDM yang merupakan tenaga-tenaga siap terjun juga dapat tumbuh berkat STAKP.Dikatakan Manase Pekei, sejumlah mahasiswa/mahasiswi T/A 2012/2013 akan wisuda dan akan diadakan pada tanggal 28 Februari 2013 yang akan datang. Mereka yang diwisuda adalah mahasiswa/mahasiswi salah satu perguruan tinggi (PT) swasta yaitu (STKPN) yang merupakan satu-satunya yang ada di Provinsi Papua sehingga membuka kelas-kelas jauh. Terangnya, sekolah tinggi ini merupakan salah satunya adalah mencetak manusia menjadi manusia pancasila yang sempurna, melalui pendidikan itu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia Papua dan lebih khusus lagi Kabupaten Deiyai.Melalui perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Deiyai. Bagaimana untuk meningkatkan mutu dalam nilai-nilai kemanusiaan. Bagaimana untuk meningkatkan SDM di Papua khususnya Deiyai.SDM yang mampu terjun dalam era global dalam segala bidang sesuai dengan kemajuan IPTEK. Terkait Kabupaten Deiyai, Manase Pekei mengatakan bahwa kabupaten ini baru berusia 3 tahun namun perlu kerja keras dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Daerah perlu membuka sekolah Tinggi dengan hati yang terbuka Perguruan Tinggi dengan alasan-alasan, pertama Pemerintah melihat situasi pendidikan dan keadaan sekolah daerah-daerah terpencil tersebut.Kedua, tujuan bagaimana untuk mencapai mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas guru-guru di Daerah terpencil/ di Daerah jangkauan.Ketiga, Dampak dari pendidikan era global ini menuju kehancuran/pendidikan menuju kehancuran pada era global ini.Keempat, daerah-daerah terpencil tersebut ini, kekurangan tenaga pengajar seperti Guru-guru yang sebenarnya sehingga pendidikan menuju kehancuran.“Harapan kami pendidikan untuk kedepan lebih baik, lebih maju, lebih kualitas, serta potensi dalam bidang pendidikan untuk Deiyai kedepan,” katanya. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



