Soal Hasil Penerimaan Murid Baru di SMAN 1, Kadisdik, DPRK dan DPR Provinsi Turun ke Sekolah
NABIRE - Terkait hasil pengumuman calon murid baru di SMA Negeri 1 Nabire yang diumumkan pada Senin (16/6/2025) malam dan terlihat ada ratusan anak tidak diterima dan paginya, Selasa (17/6/2025) ratusan orang tua menemui pihak sekolah, akhirnya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Nabire, tiga anggota DPRK dan dua anggota DPRD Provinsi Papua Tengah turun ke sekolah.

NABIRE - Terkait hasil pengumuman calon murid baru di SMA Negeri 1 Nabire yang diumumkan pada Senin (16/6/2025) malam dan terlihat ada ratusan anak tidak diterima dan paginya, Selasa (17/6/2025) ratusan orang tua menemui pihak sekolah, akhirnya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Nabire, tiga anggota DPRK dan dua anggota DPRD Provinsi Papua Tengah turun ke sekolah.
Untuk itu, telah hadir Kadisdik Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, Ketua Komisi B Bidang Pendidikan DPRK Kabupaten Nabire, Poppy Maya Amir Sawaka, dan anggota DPRK Nabire, Sepnat Maniawasi dan Kharril Amrillah, sementara dua anggota DPR Provinsi Papua Tengah masing–masing K. Maruanaya dan Ev Petrus Asso, S.Th.
Dalam pertemuan yang berlansung di ruang kerja Kepala sekolah SMAN 1, Ketua Komisi B Poppy Maya Amir Sawaka meminta kepada kepala dinas agar dalam pertemuan yang berlangsung bisa mencari solusi agar semua anak-anak diterima untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Nabire.
Untuk itu, Kadisdik Kabupaten Nabire Dina Pidjer, mengambil keputusan, dimana keputusan bahwa anak-anak yang akan diterima kembali hanya bagi anak-anak yang tinggalnya di wilayah Distrik Nabire dan juga jalur domisili dan telah disepakati untuk diterima semua dengan konsekuensinya murid kelas X masuk sekolah pada siang hari.
Dan setelah bersama anggota DPRK dan DPRPT mengambil keputusan di ruang tertutup, maka selanjutnya para wakil rakyat ini meminta agar Kadisdik Nabire menyampaikan hasil pertemuan secara langsung kepada orang tua murid yang sedang menunggu di luar dan akhirnya dilanjutkan pertemuan bersama orang tua murid.
Dalam pertemuan lanjutan di aula pertemuan, Kadisdik Kabupaten Nabire tidak panjang lebar berbicara, tetapi dirinya dengan santai dan tenang menyampaikan apa hasil kesepakatan yang telah disepakati bersama anggota DPRK dan DPRPT dan semuanya disambut baik oleh orang tua murid yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, Kadisdik Nabire Dina Pidjer kembali mengingatkan semua orang tua murid yang hadir bahwa, kini anak-anak kelas X akan masuk di awal tahun pelajaran 2025/2026 dan harus masuk sekolah di siang hari, maka semua orang tua punya tanggung jawab untuk mengawasi anak-anak.(des)
Bagikan artikel ini



