NABIRE - Sebanyak 65 murid SMK Kesehatan Anigou Nabire pada Senin (9/11) dilepas guna mengikuti Praktek Penyuluhan Lapangan (PPL) yang langsung dilepas oleh Pengawas Bidang SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Drs. Nyoman Dana.

Dalam sambutannya Nyoman mengatakan, kegiatan PPL dan Praktek Kerja Indutri (Prakerin) bukanlah sesuatu yang dipaksakan oleh pihak sekolah, akan tetapi ini merupkan tuntutan kurikulum yang wajib diikuti oleh 65 orang siswa dan siswi .

Untuk itu, pada hari ini disaksikan oleh guru, komite, pihak yayasan dan juga orang tua murid yang hadir, kita dapat memasang Capyng Day bagi para peserta PPL dan juga ada pelepasan bagi murid kelas III yang akan mengikuti Prakerin.

Kegiatan PPL satu dan dua akan dimulai pada tanggal 10 November 2020 dan penarikannya akan dilakukan pada tanggal 9 Desember 2020, dimana selama satu bulan para peserta PPL satu dan dua dapat menimbah ilmu secara langsung di lapangan.

Sehingga diharapkan kepada para peserta PPL satu dan dua untuk tidak membuang–buang waktu, tetapi lebih giat lagi untuk belajar secara langsung atau lebih dikenal melakukan praktek secara langsung dari hasil teori yang selama ini diajarkan oleh bapak – ibu guru.

Sebab, kegitan PPL satu dan dua serta Prakerin yang akan diikuti oleh 65 murid ini, tidak lagi dilakukan di tempat mitra kita, akan tetapi kegiatan PPL dan Prakerin hanya berlangsung di lingkungan sekolah dan diawasi langsung oleh bapak – ibu guru dari jurusan masing–masing.

Sementara bagi para siswa/siwi yang akan mengikuti Prakerin juga diharapkan untuk menjadikan diri sebagai edukasi bagi para pasien, karena inilah hal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kemanusiaan bagi sesama dengan tidak memandang suku, agama dan bahasa.

Dan bagi murid yang akan mengikuti Prakerin juga dimulai pada tanggal 10 November 2020 dan penarikannya akan dilakukan pada tanggal 23 Januari 2021 atau awal tahun depan, sehingga selama 3 bulan para peserta wajib jaga diri, jaga nama baik sekolah dan juga nama baik orang tua.(des)