NABIRE - Kepala sekolah SMA YPPGI Nabire, Isal Pigai, S.Pd, secara tegas mengatakan, dari sisi kwalitas dan kwantitas SMA YPPGI Nabire terus mengalami peningkatan selama dua tahun pelajaran, sehingga diharapkan dari apa yang dicapai ini harus lebih ditingkatkan lagi dengan membangun kerja sama yang baik antara kepala sekolah dan dewan guru serta pemerintah dan masyarakat.

Dimana dari sisi kwantitas pada awal dirinya menjabat kepala sekolah, terdata jumlah murid SMA YPPGI Nabire secara keseluruhan sebanyak 98 orang, namun tercatat di dua semester ini jumlah siswa/siswi SMA YPPGI Nabire untuk saat ini telah berjumlah 155 murid, di mana setiap kelas pararel A dan B mulai dari kelas VII hingga kelas IX.

Sementara dari sisi kwalitas, untuk saat ini SMA YPPGI Nabire boleh dibilang tidak mengalami kekurangan soal tenaga pengajar (guru) dan boleh dikatakan tenaga guru sangat lengkap untuk semua bidang studi, sehingga selaku kepala sekolah terus memantau jalannya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di semua kelas berdasarkan jadwal pelajaran.

Dikatakan Kepala SMA YPPGI Nabire, Isak Pigai, kepada Papuapos Nabire, Senin (22/9/2025), di ruang kerjanya, dari peningkatan kwantitas dan kwalitas diharapkan anak belajar dengan didampingi guru, tanpa harus menugaskan anak untuk mencatat, tetapi lebih baik anak diberikan tugas untuk membaca sebagai teman anak di sekolah.

Karena di zaman teknologi dan informasi yang serbacanggih ini, buku bukan lagi teman anak, tetapi handphone (Hp) yang merupakan teman hidup anak setiap hari. 

Untuk itu, di SMA YPPGI Nabire saat anak belajar harus dengan pendampingan guru, guna mengejar target kwalitas yang lebih baik di masa- masa mendatang.

Dan pada saat siswa/siswi berada di sekolah di hari-hari efektif KBM diwajibkan untuk menjadikan buku sebagai teman hidup, bukan Hp. Untuk itu jika ada kelas yang kosong murid diarahkan untuk membaca secara langsung di perpustakaan guna menambah pengetahuan.(des)