Sidak ke Dua OPD, Wagub Geley Ingatkan Disiplin dan Bersatu
NABIRE - Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley,S.Sos,M.Si, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pendikan dan Pengajaran, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Tengah.

NABIRE - Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley,S.Sos,M.Si, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pendikan dan Pengajaran, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Tengah. Wagub Geley disambut hangat kedua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama jajarannya di Masing-masing kontor. Jumat, (14/3/25) siang.
Dalam sidak tersebut, Wagub Geley mengigatkan, sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu meningkatkan disipilin kerja dalam melaksanakan tugas-tugas rutin di kantor.
“Kalau sudah masuk pegawai negeri sipil itukan negara sudah beli. Artinya sudah terima surat keputusan (SK) PNS sehingga kita bangun pagi, jam 7.30 itu sudah masuk ke kantor (tepati waktu untuk masuk kantor) sampai pulang kantor itu sudah jelas, jadi harus tepati waktu,”urai Geley dalam arahanya saat bertatap muka dengan para ASN.
Geley menekankan, disiplin menjadi sebuah keharusan karena sebagai ASN harus tepati waktu masuk kantor dan penuh waktu betah di kantor untuk melayani Masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pegawai inikan untuk melayani masyarakat. Oleh sebab itu kami sarankan pegawai harus aktif sebagaimana sesuai ketentuan jam kerja,”ujar Geley, disadur wartawan dari channel youtobe pemprov Papua Tengah.
Geley memaparkan, kedudukan gubernur dan wakil gubernur berperan sebagai Pembina Aparatur Sipil Negara (ASN), dan dapat membina ASN dalam rangka pengembangan kompetensi.
“Kami sebagai gubernur dan wakil gubernur punya tugaskan harus mendidik, menasehati, mendorong dan mengigatkan pegawai itu, supaya mempunyai kemampuan dan keahlian serta taat terhadap disiplin kerja,”jelas Geley.
Geley mengibaratkan, sapu lidi yang terpisa-pisa kalau diikat akan menjadi satu kesatuan yang utuh, niscaya kedepan akan lebih baik dari pada hari ini.
“kalian (ASN) itu sapu lidi yang masing-masing, sedangkan saya dengan pa Meki (gubernur,red) itu tali. Jadikan satu kemudian kita ikat, lalu kita kerjakan itu luar biasa,”pintanya.
“lanjut, kita mati kita tidak akan bawa jabatan ini sampai di liang kubur. Kita mati hanya membawa kebaikan itu yang kita bawa ke surga,”tutur Geley mengingatkan.
Sebab kata Geley, pemerintah adalah wakil Allah di dunia untuk melayani rakyat. Maka komitmen untuk melayani rakayat dalam satu kesatuan yang utuh sangat di harapkan. (you)
Bagikan artikel ini



