NABIRE – Asisten I Setda Nabire, La Halim, S.Sos, mewakili Plt Bupati Nabire Ismail Djamaluddin, menyoroti permasalahan kenaikan harga pokok yang berdampak signifikan pada penurunan daya beli masyarakat. Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Kristen Indonesia (GKI) ke-68 tahun 2024.

"Kenaikan harga bahan pokok yang kita alami saat ini sangat memberatkan masyarakat, terutama mereka yang memiliki penghasilan pas-pasan," ujar La Halim, di halaman Gereja GKI Tabernakel Oyehe Jalan Kusuma Bangsa, Sabtu (12/10/2024). Ia menambahkan, kondisi ini berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat, Pemerintah Kabupaten Nabire bersama dengan Panitia HUT GKI ke-68 menginisiasi kegiatan GPM. Melalui kegiatan ini, berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan telur ayam dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

"GPM ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat," tegas La Halim. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Selain itu, GPM juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat. "Kolaborasi yang baik antara semua pihak sangat penting dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang kita hadapi saat ini," tambah La Halim.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan GPM sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk berbelanja bahan pokok murah. "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Harga bahan pokok di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar," ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi GPM.

Dengan adanya GPM, diharapkan masyarakat Nabire dapat lebih mudah mengakses bahan pangan yang dibutuhkan dengan harga yang terjangkau. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil. 

Kegiatan GPM ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire beserta staf-stafnya, Kepala Dinas Peternakan, Kapolres yang diwakili, Dandim yang diwakili Forkopimda lainnya serta tamu undangan.(sam)