DOGIYAI – Jumlah tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai sebanyak 2000.000 dengan total menghabiskan dana  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pertahun sebesar Rp.63 miliar pertahun. Dalam tahun anggaran 2019, Bupati Kabupaten Dogiyai  menghabiskan dana untuk mengukur baju tenaga kontrak atau honor  Kabupaten Dogiyai sebanyak 1.300 orang.Sehingga, dengan dibentuknya Tim Satuan Tugas (Satgas), bertujuan penertiban tenaga kontrak dan tenaga honor sesuai dengan surat keputusan (SK) Bupati Dogiyai Yakobus Dumapa, S.IP, yang diketuai Staf Ahli Setda Dogiyai, Basry, S.Sos.Tim ini, terang Basri, bertugas menertibkan tenaga kontrak dan honorer yang tidak pernah masuk kantor, tetapi masih lancar menerima honor setiap akhir bulan.Basry kepada wartawan Papuapos Nabire, beberapa waktu lalu juga mengatakan, jika terdapat atau ditemukan tenaga kontrak yang tidak aktif atau masuk kerja, akan direkomendasikan kepada Bupati Dogiyai untuk diberhentikan.Dijelaskan, untuk tahun anggaran 2020, Bupati Dogiyai akan merencanakan sistim absensi secara elektronik. Ini tentunya berlaku kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk honor dan tenaga kontrak di Kabupaten Dogiyai.(don)