Semua Pihak Diminta Sikapi Meninggalnya 8 Pemuda di Dogiyai
DOGIYAI – Meninggalnya 8 pemuda di Dogiyai beberapa waktu lalu, KPU Dogiyai meminta semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah maupun anggota DPRD Dogiyai menyikapi bersama. Ketua KPU, Matias Butu, mengatakan, setiap bencana yang terjadi di daerah sangat mengaget
Bagikan
DOGIYAI – Meninggalnya 8 pemuda di Dogiyai beberapa waktu lalu, KPU Dogiyai meminta semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah maupun anggota DPRD Dogiyai menyikapi bersama. Ketua KPU, Matias Butu, mengatakan, setiap bencana yang terjadi di daerah sangat mengagetkan. Sebelumnya kita dikagetkan beberapa tahun lalu dengan meninggal sejumlah anak dibawah umur. Beberapa hari lalu tidak beberapa pemuda Dogiyai meninggal akibat minuman keras.
“Bencana seperti ini sangat mengagetkan dan menakutkan. Kalau satu dua orang mati saja wajar, tetapi ini mati 8 orang. Delapan orang menandakan bahwa 8 ribu nyawa manusia, sehingga itu pemerindah daerah, anggota DPRD dan pihak–pihak terkait sikapi baik–baik persoalan ini,” tuturnya.Lebih baik, kata Ketua KPU Dogiyai, pemerintah mengeluarkan Peraturan Daerah tentang larangan minuman keras (Miras) dengan nomor 15 tahun 2013. Kemudian, Pemda segera menyambut Perda Propinsi Papua yang dicanankan beberapa waktu lalu. Dimana pakta integritasnya ditandatangi oleh semua bupati/walikota se tanah Papua. “Sudah ada Perda kok masih terjadi kematian di Dogiyai. Ini kasus yang sangat mengagetkan dari 29 kabupaten/kota yang ada di Papua, bahkan diseluruh dunia. Ini sangat aneh benar ya, baru terjadi di Dogiyai,” tuturnya.Sehingga, sekali lagi pihaknya meminta kepada semua pihak sikapi bersama dan harus ada peraturan daerah yang jelas. (gus)
Bagikan artikel ini



