Selangkah Lagi, Pasar Mama-mama Papua Akan Dibangun
NABIRE – Selangkah lagi, pasar bagi mama-mama Papua di Nabire akan direlisasikan, dibangun di atas lokasi eks Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paniai di Oyehe, samping Terminal Transit Oyehe. Karena, Perencanaan Konstruksi Pasar Mama-mama Papua di Oyehe sudah ditandatangani, tinggal pelelangan proyek.
NABIRE – Selangkah lagi, pasar bagi mama-mama Papua di Nabire akan direlisasikan, dibangun di atas lokasi eks Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paniai di Oyehe, samping Terminal Transit Oyehe. Karena, Perencanaan Konstruksi Pasar Mama-mama Papua di Oyehe sudah ditandatangani, tinggal pelelangan proyek.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Kadindag) Kabupaten Nabire, Yeremias Anou di ruang kerjanya, Rabu (8/6) mengatakan, perencanaan kontruksi bangunan pasar-pasar mama-mama Papua sudah menandatanginya. Minggu-minggu tinggal proses lelang dan kalau sudah, akan mulai bangun dalam tahun ini.
Yeremias Anou menjelaskan, pasar mama Papua akan dibangun dengan dana Otonomi khusus (Otsus) Papua tahun anggaran ini. Dinas Perdagangan akan mengusulkan lagi dana Otus tahun anggaran 2023 untuk membangun pagar keliling lokasi pasar agar mama-mama Papua bisa jualan dengan tenang.
Rencana membangun pasar bagi mama-mama Papua ini sudah digaungkan beberapa tahun silam. Bahkan pemerintah berjanji akan membangun pasar mama-mma Papua di lokasi eks kantor DPRD Paniai. Namun selamaa ini pula janji terus janji. Kini, Plt Kepala Dinas Perdagangan Nabire mengungkap sudah menandatangani perencanaan konstruksi dari konsultan, tinggal menanti pelelangan dan memulai pekerjaan.
Plt Kepala Dinas Perdagangan, Yeremias Anou mengatakan pasar mama-mama Papua ini dibangun untuk menampung penjual noken, pinang dan penjual sayuran dan hasil tani lainnya. Pasar ini itampung khusus bagi mama-mama Papua.
Anou menambahkan, pasar tersebut akan dibangun satu lantai dan di dalamnya, sebagian akan disiapkan meja dan tempat sementara sebagian lagi lepas tanpa meja dan tempat duduk.
Untuk itu, kata Anou, bagian pasar yang dilengkapi dengan meja dan tempat duduk diperuntukan bagi mama-mama papua penjual noken dan pinang. Sedangkan bagian pasar lepas tanpa meja dan tempat duduk diperuntukan bagi mama-mama penjual sayuran dan hasil tani lainnya.
Anou menambahkan, apabila tahun depan Dindag akan melengkapi pasar dengan pagar keliling maka diharapkan ada petugas pengamanan pasar di sana.
Apabila pasar mama-mama Papua ini selesai dan mulai dimanfaatkan, terminal Oyehe akan difungsikan sebagai terminal transit, tidak lagi terminal umum. (ans)
Bagikan artikel ini



