NABIRE – Selama 6 bulan terakhir ini, pelayanan pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan dan pelayanan pemerintahan lainnya dua distrik di Kabupaten Dogiyai, yakni Distrik Sukikai Selatan dan Distrik Piyaiye macet. Hal ini akibat pelayanan penerbangan bersubsidi terhenti sejak awal tahun 2019.Pelayanan pemerintah lewat udara dengan jasa penerbangan bersubsidi yang berakhir tahun anggaran lalu, kini belum dilanjutkan untuk tahun anggaran ini sehingga tidak ada pelayanan di dua distrik yang menggunakan sarana transportasi udara untuk ke Unito dan Apogomakida dan sebaliknya. Pemerintah daerah setempat sudah menganggarkan dana subsidi penerbangan dalam tahun anggaran ini melalui dana mobilissi udara. Namun, hingga memasuki akhir Juni 2019, tidak ada pelayanan penerbangan subsidi dari Dogiyai ke Piyaiye, dan dari Dogiyai ke Sukikai Selatan dan sebaliknya dari dua distrik tersebut ke Dogiyai.Mantan Kepala Distrik Sukikai Selatan, Kristianus Tagi di Nabire, Senin (24/6) mengatakan, penerbangan subsidi yang dianggarakan pemerintah Kabupaten Dogiyai dimaksudkan untuk melayani masyarakat dan pegawai di distrik yang sulit dijangkau dengan darat, yakni dari Dogiyai ke Piyaiye dan dari Dogiyai ke Sukikai Selatan dan sebaliknya kembali ke Dogiyai. Subsidi tersebut untuk mengangkut pegawai distrik, guru dan tenaga kesehatan ke tempat tugas dan sebaliknya ke ibukota kabupaten.Tetapi, kata Kristianus, selama 6 bulan terakhir ini, sejak Januari 2019 tidak ada penerbangan subsidi. Oleh karena itu, pelayanan pemerintah di dua distrik tersebut, termasuk pelayanan pendidikan dan kesehatan macet. Alasannya, aparat pemerintah di tingkat distrik termasuk tenaga guru dan kesehatan, tidak bisa ke tempat tugas akibat sulitnya medan untuk menjangkaunya lewat darat. Hal ini lebih terasa di Distrik Sukikai Selatan, karena transpportasi lewat udara merupakan satu-satunya solusi untuk menjangkau distrik di tapal batas Kabupaten Dogiyai dengan Kabupaten Mimika dan Kaimana.Ia menambahkan, pelayanan penerbangan subsidi selama tahun lalu lancar. Tetapi memasuki tahun 2019, tidak ada lagi penerbangan subsidi di Kabupaten Dogiyai sehingga mempengaruhi pelayanan pemerintahan, pendidikan dan kesehatan di dua distrik yang menggunakan jasa transportasi udara. Karena, dana subsidi untuk pelayanan penerbangan dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Dogiyai. Tahun ini macet selama 6 bulan karena dana subsidi pelayanan penerbangan tidak ditangani Dinas Perhubungan.Ia menilai dengan tidak adanya pelayanan penerbangan subsidi, selain berdampak dalam pelayanan pemerintah juga ikut berpengaruh terhadap kunjungan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD dan Bupati Dogiyai ke Distrik Sukikai Selatan dan Piyaiye.(ans)