Pusat Pemerintahan Puncak Sementara Pindah ke Guest House

PUNCAK — Pemerintah Kabupaten Puncak memastikan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat tetap berjalan meski sejumlah fasilitas perkantoran mengalami kerusakan akibat kerusuhan yang terjadi pada 11 Agustus 2026.
Bupati Puncak Elvis Tabuni, S.E., M.M., mengatakan untuk sementara waktu pusat pelayanan pemerintahan akan dipindahkan ke Guest House Elvis Tabuni yang berada di Kampung Gome, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Hal tersebut disampaikan Elvis Tabuni, Jumat (14/8/2026), usai mengikuti rangkaian rapat koordinasi terkait penanganan dan pemulihan pascakerusuhan di Kabupaten Puncak.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik tidak terhenti akibat kerusakan sejumlah kantor pemerintahan.
“Pusat pelayanan pemerintahan, terutama kantor-kantor yang mengalami dampak dari peristiwa pascakerusuhan, akan tetap melakukan aktivitas pelayanan pemerintahan. Untuk sementara waktu, kegiatan pemerintahan akan dijalankan dari Guest House Elvis Tabuni di Kampung Gome,” ujar Elvis.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Puncak juga telah merencanakan pembangunan kantor sementara di lokasi tersebut. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi agar pelayanan pemerintahan kembali berlangsung secara lebih optimal sambil menunggu proses pemulihan fasilitas pemerintahan yang terdampak.
Elvis menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam merealisasikan tempat pelayanan sementara tersebut.
“Berdasarkan kebijakan dan ketentuan pemerintah pusat, untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak Gubernur Papua Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Kami memohon bantuan dan dukungan agar Pemerintah Kabupaten Puncak dapat segera memiliki tempat pelayanan sementara dan roda pemerintahan dapat kembali berjalan secara normal,” katanya.
Ajak Masyarakat Bangkit
Di tengah situasi pascakerusuhan, Elvis mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran bersama.
Ia menilai setiap perbedaan pendapat maupun persoalan yang muncul di tengah masyarakat seharusnya diselesaikan melalui komunikasi dan dialog, bukan dengan tindakan yang berujung pada kerusakan fasilitas publik.
“Kejadian yang dialami Kabupaten Puncak hendaknya menjadi pelajaran bagi masyarakat Kabupaten Puncak khususnya dan seluruh warga masyarakat Papua Tengah pada umumnya. Perbedaan pendapat dan persoalan yang ada harus diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang baik,” tuturnya.
Bupati juga mengajak masyarakat, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memulihkan kondisi Kabupaten Puncak.
“Mari kita bersama-sama memulihkan keadaan, menjaga keamanan, memperbaiki kembali fasilitas pemerintahan dan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Puncak. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi kita tetap satu keluarga,” tegasnya.
Elvis mengatakan, pemerintah dan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Kabupaten Puncak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Tengah beserta jajaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan dalam menghadapi situasi pascakerusuhan.
“Kita semua mempunyai tujuan yang sama, yaitu membangun Kabupaten Puncak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepada Bapak Gubernur Papua Tengah, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Puncak. Kami sangat berharap dukungan tersebut dapat terus diberikan dalam proses pemulihan dan pembangunan Kabupaten Puncak ke depan,” pungkas Elvis. (cad)
Bagikan artikel ini



