Sektor Pertanian Salah Satu Pengentasan Kemiskinan
Jayapura; Pemerintah Provinsi Papua mengaku telah menyurati pemerintah pusat terkait penambahan kuota BBM untuk wilayah Jayawijaya. Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs.H. Syamsul Arief Rivai MS mengatakan hal ini usai menerima laporan Pjs. KepalaÂ
Bagikan
Jayapura; Pemerintah Provinsi Papua mengaku telah menyurati pemerintah pusat terkait penambahan kuota BBM untuk wilayah Jayawijaya. Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs.H. Syamsul Arief Rivai MS mengatakan hal ini usai menerima laporan Pjs. Kepala Pertamina Area VIII Maluku Papua Agus Wijatmoko di Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Rabu (15/2).
Dia mengatakan, penambahan kuota dimaksudkan karena kebutuhan BBM di Kabupaten Jayawijaya juga diperuntukkan untuk kabupaten di pegunungan tengah Papua. “Di Wamena ibukota Jayawijaya dari dulu ya kuto BBMnya tidak berubah. Padahal di kabupaten tersebut sudah banyak mobil dan kendaraan lainnya serta sudah banyak kabupaten pemekaran lainnya,†jelasnya.Pemprov Papua juga tak mau masalah BBM ini menjadi suatu masalah besar, sebab untuk kepentingan orang banyak. “Namun dari alasan Pertamina yang saya dapat bahwa pihaknya bisa saja menambah kuota ke Wamena namun terkendala dengan ongkos angkut,†ujarnya. Pemprov berjanji akan mencari solusi untuk penambahan ongkos angkut ke wilayah pegunungan tersebut.“Ya kita akan cari jalan tengahnya bersama, misalnya kalau perlu Pemprov dan kabupaten akan bantu subsidi supaya rakyat disana terbantu. Boleh tambah kuota, tapi kitaseparuh-separuhlah dengan kabupaten untuk ongkos angkutnya, misalnya seperti itu dan lain lain. Paling tidak ada jalan untuk warga setempat dan jangan sampai masalah ini menjadi isu, padahal ada jalan keluarnya,â€katanya lagi.
Bagikan artikel ini



