NABIRE - Sebelum hadirnya lembaga pendidikan atau sekolah negeri didataran tanah Papua dari pulau, pesisir dan pegunungan, kemajuan pendidikan kala itu dirintis langsung oleh sekolah swasta dibawah nauangan yayasan.

Sehingga disaat ini perlu adanya pembinaan dan pembangunan yang dapat diberikan oleh pemerintah bagi 3 yayasan, yakni YPK, YPPK dan YPPGI sebagai perintis pendidikan di daerah ini.

Sebab disaat ini banyak pihak berpikir dan menganggap 3 lembaga pendidikan swasta tidak ada apa-apanya, walaupun pada kenyataannya terbatas soal biaya dan fasilitas gedung yang lengkap.

Sementara kita ketahui bersama, bahwa ketiga lembaga pendidikan ini merupakan rohnya orang Papua yang perlu mendapatkan perhatian secara khusus melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan juga dana bantuan lainnya dari pemerintah.

Demikian dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Viktor Tebay, S.Sos.,MAP kepada Papuapos Nabire, Rabu (17/6) di seputar halaman SMP YPK  seraya menambahkan, sebelum hadir di tanah Papua, tiga lembaga swasta ini telah mampu membawa orang Papua lewat dunia pendidikan formal.

Di zaman ini boleh dibilang telah banyak perhatian yang serius ketiga lembaga ini berupa bantuan tenaga guru yang telah ditugaskan untuk mengajar disana, tetapi perlu adanya dukungan soal dana dan juga pembangunan fisik.

Karena rata–rata ditengah lembaga pendidikan swasta ini, jarang ditemukan murid asal non Papua disana, maka kini saatnya melalui dana Otsus kita dapat membangun lembaga pendidikan swasta yang ada di seluruh tanah Papua.(des)