Sekolah Kejuruan Tak Bisa Jalan Sendiri, Tanpa Dukungan Pemerintah
NABIRE - Pada saat memberikan sambutan pada pembukaan acara education fair SMK tahun 2025, berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Jumat (11/4/2025), Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMK, Yohanes Singgamui, S.Pd mengatakan, SMK atau sekolah kejuruan tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari pemerintah.

NABIRE - Pada saat memberikan sambutan pada pembukaan acara education fair SMK tahun 2025, berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Jumat (11/4/2025), Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMK, Yohanes Singgamui, S.Pd mengatakan, SMK atau sekolah kejuruan tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari pemerintah.
Dukungan yang dimaksudkan oleh Ketua MKKS itu, adalah dukungan soal laboratorium yang lengkap dan juga dukungan tempat praktek dengan melibatkan semua Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang ada di Kabupaten Nabire.
Sehingga diharapkan ke depannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Pemprov Papua Tengah melalui dinas pendidikan harus membangun komunikasi lansung dengan semua DUDI yang ada di wilayah ini agar dalam kegiatan Prakerin SMK tidak lagi mencari DUDI sebagai tempat prakteknya bagi para peserta didik.
Dan diharapkan pemerintah harus siap menfasilitasi antara semua DUDI dan pihak sekolah guna melahirkan sebuah produk hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) agar ke depan semua DUDI wajib menerima peserta Prakerin dari semua SMK yang ada d daerah ini.
Selain pihak DUDI wajib menerima siswa Prakerin dari semua SMK, pihak DUDI juga dari Perda itu harus bersama–sama dengan pihak sekolah SMK dapat membedah kurikulum industri demi kemajuan pendidikan kejuruan yang ada di Kabupaten Nabire.
Sehingga dengan kegiatan education fair yang dilaksanakan selama dua hari itu, kirannya memberikan dampak positif bagi para murid kelas III SMP/MTs yang sebentar lagi akan ujian akhir untuk melanjutkan pendidikan di semua SMK yang ada, karena lulusan SMK bukan untuk melanjutkan pendidikan lagi, tetapi sudah dipersiapkan untuk masuk dunia kerja.(des)
Bagikan artikel ini



