NABIRE – Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai diingatkan agar sosialisasikan vaksin kepada seluruh masyarakat sebelum melaksanakan vaksinasi kepada warga di Kabupaten Dogiyai.

Karena, belum tentu masyarakat mau vaksin yang ditawarkan kepada masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minai di Nabire awal pekan ini menilai pelatihan pemberian vaksin yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai di Nabire, pekan lalu tidak mendesak untuk dilaksanakan.

Sebab, Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai menggelar pelatihan pemberian vaksin kepada masyarakat sebelum mengetahui, apakah masyarakat di Dogiyai akan menerima vaksin atau tidak.

Sebaiknya pelatihan dilaksanakan setelah mengetahui jika masyarakat di Dogiyai menerima vaksin.

Sebab jika masyarakat menolak untuk vaksin, pelatihan tersebut tidak berarti bagi program vaksin di Dogiyai.

Minai menduga, ketika pemerintah melalui dinas kesehatan menawarkan untuk vaksin virus corona, belum tentu diterima baik oleh seluruh masyarakat, dikhawatirkan akan ditolak oleh masyarakat.

Sebab, hingga kini belum ada warga Dogiyai yang diketahui terpapar virus corona.

Selain itu, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dogiyai juga hingga saat ini belum ada alat untuk rapid tes sehingga hingga kini tidak ditemukan adanya warga Dogiyai terpapar virus corona.

Oleh sebab itu, menurut legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menduga akan adanya penolakan vaksin oleh warga di Kabupaten Dogiyai.

Oleh sebab itu, sebaiknya Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai sebelum melatih pelayanan vaksin kepada petugas, lebih dulu mengadakan sosialisasi kepada warga untuk mengetahui, apakah masyarakat Dogiyai menerima untuk divaksin atau menolak vaksin di daerahnya.

Minai juga mengungkap pelatihan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabuoaten Nabire, pekan lalu di Nabire, tidak melibatkan anggota DPRD setempat.

Apabila, sebelum kegiatan sudah koordinasi dengan DPRD, anggota dewan bisa mengusulkan gar sebelum pelatihan, Dinas Kesehatan Dogiyai sosialisasi vaksin kepada masyarakat untuk mendengar apakah diterima atau tidak.

Tetapi karena, Dinas Kesehatan melaksanakan pelatihan tanpa sosialisasi kepada masyarakat sehingga dikhawatirkan vaksin akan ditolak oleh masyarakat.(ans)