NABIRE - Bertempat di SMP YPK Imanuel Oyehe, Sabtu (22/10/22) dilansungkan tes bagi 71 orang calon tenaga guru kontrak yang selanjutnya  akan ditempatkan pada 20 sekolah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) secara khusus bagi SD yang ada wilayah Nabire.

Tes tertulis meliputi pengetahuan umum, antara lain, tes pengetahuan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA Terpadu) dan pengetahuan tentang sejarah Gereja Kristen Injili (GKI) serta pengetahuan umum lainnya.

Tes kedua meliputu tes wawancara yang dibagi dalam beberapa kelompok agar mempercepat kegiatan tes. Dijadwalkan pada Senin (24/10/22) akan dilaksanakan pemeriksaan hasil tes dari semua peserta.

Ketua PSW YPK Nabire, Drs. Barnabas Watopa, M.Si yang dihubungi Papuapos Nabire, mengatakan, bagi guru kontrak yang akan lulus tes dipastikan akan ditempatkan pada SD YPK yang berada di pesisir dan kepulauan.

Sebab berdasarkan data yang ada saat ini, jumlah SD YPK di Kabupaten Nabire ada 20 SD. Sehingga dalam kebijakan penempatan guru kontrak akan lebih diutamakan bagi sekolah SD YPK yang berada di pesisir dan kepulauan dari barat hingga timur Nabire.

Disinggung soal para guru kontrak yang kini sedang mengabdi di sekolah–sekolah SD YPK, Watopa secara tegas mengatakan, bagi guru yang telah ada dan diberikan honor yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Lanjuntya, akan diberikan dana transportasi karena selaku PSW tidak bisa memberikan gaji lagi. Sebab dalam ketentuan aturan yang berlaku kita menyalahi aturan. Sehingga yang pantas diberikan bagi guru–guru yang bertugas lama di YPK dan itu berupa dana transportasi saja.(des)