NABIRE - Sebanyak 378 warga sipil berhasil dievakuasi ke daerah aman di Nabire, pasca penembakan di Topo, pada Jumat (17/10/2025) kemarin di daerah sekitar Kali Semen Distrik Uwapa Nabire, yang menewaskan satu warga dan melukai 8 warga lainnya, termasuk anggota Kepolisian Resor (Polres) Nabire.

Dari jumlah itu, 16 diantaranya Warga Negara Asing (WNA), yang berkerja di daerah pendulangan emas Topo Nabire, sekitar kilometer 64 sampai Km 82 Nabire. Hal ini seperti dijelaskan Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, kepada awak media, Minggu, 19 Oktober 2025 malam kemarin.

“Malam ini saya Kapolres Nabire, bersama Wakapolres dan Kasi Propam Polres Nabure, baru kembali dari menjemput saudara-saudara kita yang merasa tidak aman semenjak kejadian penembakan hari Jumat lalu,” ujar AKBP Tatiratu, Minggu malam di Mapolres Nabire.

Menurut Kapolres Nabire, total warga yang dievakuasi berjumlah 126 orang pada Sabtu (18/10/2025) dan 236 orang pada Minggu (19/10/2025), termasuk 16 WNA. “Dalam proses evakuasi ini, situasi berjalan aman dan lancar. Kami mengevakuasi mulai pukul 14.00 WIT dari Nabire sampai di kilometer 100,” ungkapnya.

Mantan Kapolres Dogiyai itu menambahkan, selama perjalanan, tidak ditemukan adanya keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang dipimpin Aibon Kogoya. “Puji Tuhan, Alhamdulillah, sepanjang perjalanan tidak ada nampak keberadaan KKB atau mereka-mereka yang melakukan penembakan,” ujarnya.

AKBP Samuel Tatiratu menjelaskan, rombongan tiba di Mapolres Nabire pada malam hari karena jumlah warga yang cukup banyak, sehingga petugas berjalan dengan hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Setelah tiba, seluruh warga didata dan sebagian besar telah dijemput keluarga untuk kembali ke kediaman kerabat mereka masing-masing sambil menunggu situasi kembali normal dan kondusif, pasca insiden penembakan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas apa Upaya cepat pengamanan warga yang berada di daerah rawan. “Terima kasih kepada pihak keamanan, yang mana kami saat ini telah berada di daerah kota Nabire dan bisa berkumpul dengan keluarga,” tandasnya singkat.(wan)