NABIRE - Pada kunjungan dan pantauan Wartawan Papuapos Nabire, Rabu, 7 Mei 2025 di hari terakhir Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SD/Mi di SD Negeri/Inpres Boratey, Distrik Teluk Kimi terlihat SD tersebut mengalami kerusakan yang cukup berat di bagian atap daun senk dan juga plafon.

Dengan adanya kerusakan atap daun senk ini membuat dua ruangan kelas sering digenangi air saat hujan deras mengguyur Distrik Teluk Kimi di malam hari maupun siang hari dan dengan hujan di siang hari membuat dua kelas anak-anaknya tidak bisa mengikuti proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan baik.

Selain adanya kerusakan berat pada atap dan plafon, juga hingga saat ini SDN/Inpres Boratey mengalami kekurangan ruang kelas, sehingga dari kelas II hingga kelas V dibuat sekat, dimana kelas II dan III dan kelas IV dan kelas V.

Demikian dikatakan Kelapa SD Negeri/Impres Boratey, Mauritus V.N. Yarangga, kepada Papuapos Nabire, Rabu (7/5/2026) seraya menambahkan, dengan jumlah murid secara keseluruhan berjumlah 101 murid tentunya ruangan kelas yang ada pada saat ini sangat kurang.

Karena secara keseluruhan jumlah ruangan kelas yang ada di SDN/Inpres Boratey hanya berjumlah 5 ruang kelas, yang empat dikatakan rusak berat dan hanya satu ruangan kelas yang boleh dikatakan cukup baik dan layak digunakan.

Untuk itu, selaku kepala sekolah dan juga bersama seluruh dewan guru sangat mengharapkan adanya dukungan dan perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, karena SD ini merupakan sekolah yang berada di pinggiran kota, tetapi ada 4 ruang kelas rusak dan juga kekurangan ruang kelas.(des)