DOGIYAI – Musywarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Dogiyai tahun anggaran 2005–2025, dilaksanakan selama tiga  hari mulai tanggal 17 hingga 19 Maret di Aula Koteka Moge, Moanemani. Kegiatan dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Pembangunan, Nason Pigai, SIP mewakili bupati. Sambutan bupati yang dibacakan Nason Pigai, mengatakan, Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Dogiyai merupakan dokumen perencanaan sangat penting untuk menevaluasi bersama. Pada kesempatan ini tentunya bersama tim asistensi Badan Perencanaan Pembangunan Bapeda Provinsi, Dr. Hariman Darif bersama akademisi Universitas Cenderawasih Jayapura. Mengevaluasi, memikirkan, merencanakan pembangunan Kabupaten Dogiyai. Dikatakan, arah perencanaan pembangunan daerah pembangunan kedepan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai, Musrembang ini pada dasarnya baik dan menarik perhatian karena dapat mengakomodir apa yang menjadi tujuan, bukan kebutuhan daerah namun untuk kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai. “Saya ingatkan dalam kesempatan ini, Bapeda Dogiyai sebagai institusi perencana perancang, kepada Bapak Dr. Hariman Darif dan akademisi Uncen Jayapura, Musrembang ini dan kebutuhan yang diharapkan oleh masyarakat Dogiyai kedepan dan saat ini. Tak boleh diabaikan keinginan dan kebutuhan masyarakat Dogiyai. OPD, SKPD memahami tupoksinya menyusun program, bukan keinginan OPD dan SKPD namun berdasarkan kebutuhan dan kepentingan pembangunan bagi masyarakat Dogiyai,” paparnya.  Disampaikan Nason Pigai, melalui Musrembang ini pasti menghasilkan rencana kerja jangka panjang daerah dalam dua puluh tahun kedepannya. RPJPD memiliki peran yang amat sangat penting. Oleh karena itu, dirinya sampikan program kegiatan yang dapat dihasilkan dapat dituangkan dalam Renstra, Renja dan RKA SKPD.  Apa yang disepakati berfungsi menjawab persoalan masyarakat dan daerah. Hal–hal yang dihasilkan Musrembang ini dapat didorong Bapeda Dogiyai institusi perencana perancang pembangunan daerah. Masukan berarti baik Musrembang Propinsi dan nasional tentunya dapat diakomodir APBD dan APBN setiap tahun. Pencapaian pembangunan bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur lain mesti disampaikan dalam bentuk aplikasi memiliki data base pada Bapeda Dogiyai.  Pigai meingatkan kepada Bapeda Propinsi dan tim akademisi Uncen termasuk Bapeda Dogiyai, OPD mesti paham apa dan bagaimana kebutuhan masyarakat Dogiyai. OPD dan SKPD susun program berdasarkan kebutuhan kepentingan masyarakat. Berdasarkan visi dan misi serta 22 program strategis Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai. (don)