Romano/Erwin Raih Juara 3, Papuapos Gagal ke Final
NABIRE - Dari lanjutan Kejuaraan Bulutangkis Bupati Nabire Open ke-2 tahun 2014, pasangan Romano/Erwin harus puas meraih medali perunggu atau peringkat ke-3. Turun dikategori senior ganda putra, pasangan Romano/Erwin kalah dari pasangan Intan Jaya Ricky/Rio dengan rubber ga
Bagikan
NABIRE - Dari lanjutan Kejuaraan Bulutangkis Bupati Nabire Open ke-2 tahun 2014, pasangan Romano/Erwin harus puas meraih medali perunggu atau peringkat ke-3. Turun dikategori senior ganda putra, pasangan Romano/Erwin kalah dari pasangan Intan Jaya Ricky/Rio dengan rubber game 21-19, 10-21 dan 12-21. Kekalahan pasangan itu merupakan kegagalan Tim Papuapos Nabire untuk menempatkan wakilnya di partai puncak atau final.
Faktor kelelahan rupanya menjadi penyebab kekalahan pasangan Romano/Erwin. Pasalnya sebelum melakoni partai semifinal ganda putra senior, Erwin baru saja turun ditunggal senior putra. Diakui Romano, sesaat sebelum pertandingan semifinal itu, lawannya pasangan Ricky/Rio memang lebih unggul dibanding pasangannya.
Walau gagal menempatkan wakilnya dipartai final, Papuapos Nabire merupakan klub yang banyak mengikutkan pesertanya di Kejuaraan Bulutangkis Bupati Nabire Open kali ini. Tercatat ada 3 pebulutangkis yang turun ditunggal putra senior yakni, Erwin, Romano, dan Handoko. Sementara di ganda putra senior Papuapos menempatkan 4 pasangan, masing-masing Romano/Erwin, Emmang/Novi, Widodo/Ancan dan Suroso yang berpasangan dengan Dwi.
Jalannya pertandingan semifinal antara Romano/Erwin versus Ricky/Rio berjalan ramai seru dan menegangkan. Penonton yang datang di GOR Kotalama Nabire, Selasa (18/11) tadi malam terus memberikan aplous, berteriak, dan tepuk tangan saat smash-smash keras, serta pukulan-pukulan tipuan yang lancarkan kedua pasangan ganda putra itu.
Tidak berlebihan bila partai semifinal ini merupakan pertandingan paling seru dan ramai dibanding pertandingan-pertandingan lainnya. Harus diakui masih ada pasangan M. Rizal/Widi yang lebih baik, namun jauhnya jarak antara pasangan mantan Pelatnas M. Rizal membuat pertandingan yang dilakoninya kurang greget karena tidak seimbang alias timpang.
Pasangan Romano/Erwin dipastikan meraih juara ke-3 pasalnya lawanya pasangan ganda putra senior asal Kabupaten Asmat mengundur diri.
Di partai final, pasangan Ricky/Rio akan menantang pasangan Nabire M. Rizal/Widi yang terlebih dahulu menginjakan kakinya dipartai puncak alias final. M. Rizal/Widi, dipartai semifinal mengandaskan pasangan ganda putra Kabupaten Asmat Amirullah/Anggun.
M. Rizal/Widiawati Bertemu Ricky/Natalia Difinal
Sementara itu dikategori senior ganda campuran, pasangan dari Nabire M. Rizal/Widiawati akan bertemu pasangan dari Kabupaten Intan Jaya Ricky/Natalia.
M. Rizal/Widiawati maju ke babak final setelah dalam partai semifinal mengalahkan pasangan dari Kabupaten Merauke Alhidayat/Rahma. Sementara pasangan Intan Jaya Ricky/Natalia di partai semifinal menang atas pasangan Anneke/Anggun dari Kabupaten Asmat.
Jalanya pertandingan dipastikan akan berlangsung ketat dan seru, pasalnya kedua pasangan merupakan atlet bulutangkis, sebagai mantan pemain Pelatnas, baik M. Rizal maupun lawannya akan mengeluarkan seluruh kemampuannya.
Hal jelas, karena bukan hanya sebuah gengsi tetapi bagaimana mereka membuktikan didepan masyarakat bulutangkis Papua khususnya Nabire. Lebih dari itu mereka tentu akan menjadi sorotan para pebulutangkis lokal baik yang mengikuti kejuaraan maupun pebulutangkis yang sekedar nonton.
Cara bermain mereka tentu akan menjadi pelajaran dan pengalaman berarti bagi pebulutangkis-pebulutangkis lokal Papua khususnya Nabire.
Di partai memperebutkan juara 3 pada nomor ganda putra, Erwin dari Papuapos Nabire menghadapi Khaidir dari Kabupaten Asmat. Dengan tenaga yang sudah terkuras karena sudah melakoni partai semifinal di dua nomor, namun wakil dari Papuapos Nabire, Erwin, masih mampu manggung di partai memperebutkan juara 3. Dengan sisa-sisa tenaganya Erwin mampu mempersembahkan kemenangan untuk tim Papuapos Nabire. Dengan menundukkan Khaidir dua set langsung, Erwin berhak naik podium pada pembagian juara 3 nomor tunggal senior putra pada Nabire Open 2014.
Erwin gagal ke final setelah dalam pertandingan tadi malam kalah dari Suprapto. Sedangkan lawannya Khaidir di partai semifinal kalah dari pebulutangkis Intan Jaya Nugroho.(iing elsa)
Bagikan artikel ini



