Relaksasi Seh…
Warga Kabupaten Nabire yang sedang terkurung di luar daerah, harap-harap cemas menunggu keputusan yang dihasilkan dari pertemuan para bupati
Warga Kabupaten Nabire yang sedang terkurung di luar daerah, harap-harap cemas menunggu keputusan yang dihasilkan dari pertemuan para bupati di wilayah Meepago yang digelar Rabu (24/6/20) siang kemarin di Kantor Bupati Nabire.
Warga yang sudah stress tingkat tinggi karena terlalu lama terdampar di negeri orang, berharap para pimpinan daerah ini bisa memfasilitasi mereka untuk bisa kembali pulang.
Tapi lagi-lagi, warga masih harus bersabar menunggu waktu akses transportasi udara dan laut dibuka.
Karena keputusan kemarin, relaksasi terhadap jalur udara baru dijanjikan akan diberlakukan minggu depan *) syarat dan ketentuan berlaku.
Pesan tiket tentu belum bisa dilakukan saat ini.
Apa yang bisa dilakukan ? Berdoa saja agar janji para pimpinan tinggi daerah ini bisa direalisasikan minggu depan.
Relaksasi yang dinanti, relaksasi seh… Tidak sedikit warga yang terkurung di luar sana, berkurang isi dompetnya dan bertambah rasa kecewanya.
Kecewa karena begitu susahnya untuk bisa kembali pulang.
Tak hanya kecewa, belakangan ditambah lagi satu perasaan, iri.
Iri dengan sodara-sodara warga ber-KTP Biak yang mendapat perhatian dari pemerintah daerahnya plus difasilitasi untuk kembali pulang.
Kapan sanak sodara kita yang sedang terkurung di luar Nabire, bisa kembali pulang ? Mungkin mereka tidak terlalu menuntut untuk disewakan kapal bahkan sampai disewakan pesawat.
Mungkin cukup dengan diperbolehkan masuk wilayah Nabire, walaupun harus memenuhi berbagai persyaratan yang senafas dengan pencegahan Covid-19.
Artinya, mereka yang benar-benar bebas Covid-19 saja yang boleh masuk. Jika tidak penuhi syarat, tunggu di luar. ***
Bagikan artikel ini



