DOGIYAI – Adanya warga yang tidak merasa puas dengan hasil pemilihan, kegiatan rekapitulasi suara Pemilu DPR, DPD dan DPRD Kabupaten Dogiyai tahun 2014 pada hari terakhir PPD tingkat distrik seperti Distrik Mapia Tengah Kampung Magoda ada keributan kecil. Ada sebagian warga Kampung Toubaikebo Distrik Mapia Barat sempat mendatangi Kantor KPU di Kampung Ekemanida Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai.   Pantuan media ini pada saat penetapan suara, dari 79 kampung di Kabupaten Dogiyai soal Kamtibmas aman–aman saja. Walaupun ada protes dari warga yang tidak merasa puas dengan pemilihan yang terjadi di kampung mereka. Walaupun di kantor KPU Dogiyai tiada hari tanpa masyarakat datang berkelompok untuk menyampaikan keluhan mereka. Adanya aksi adu mulut protes terhadap aturan, warga pun tidak melakukan hal–hal yang sifatnya merusak ataupun perkelahian yang bisa saja terjadi antar warga. Adanya tuntutan dari PPS, KPPS menyangkut honor mereka dengan mantan Sekretaris KPU Dogiyai. Bahwa adanya isu boikot Pileg sempat tegang karena hal itu. Namun pada saat perhitungan rekapan masalah kemamanan Kabupaten Dogiyai hingga sekarang aman–aman saja. Kepala Tata Usaha dan Bagian Umum KPU Dogiyai, Daniel Tebai, S.Sos kepada  media ini mengemukakan, kita sudah bekerja keras melakukan perhitungan  rekapan. Secara teknis kita sudah bekerja maksimal berdasarkan laporan mereka. Walaupun ada persoalan di masyarakat sendiri dengan Pileg, namun itu bukan persoalan yang luar biasa. Mereka hanya belum puas dengan pemilihan yang mereka lakukan di tingkat kampung itu sendiri.   Daniel Tebai juga menjelaskan setelah dirinya dilantik, dirinya bekerja kurang lebih dua minggu. Banyak masyarakat yang mendatangi kantor KPU Dogiyai menyampaikan saran masukan juga usulan. Hingga ada yang memang protes dengan nada keras. Namun semuanya itu wajar saja terjadi. Saran masukan pendapat dari warga sempat ditampung, yang penting bawa aspirasi mereka dengan sopan dan tertib. (Donatus Degei)