Program Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua, Prioritas
NABIRE - Dijadikan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat asli Papua sebagai prioritas dalam penyusungan program kegiatan dan an
Bagikan
NABIRE - Dijadikan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat asli Papua sebagai prioritas dalam penyusungan program kegiatan dan anggaran baik dalam pembinaan, pendampingan, ketrampilan serta memfasilitasi permodalan dan asset pasar. Demikian diungkap Bupati Nabire Isaias Douw S.Sos,MAP di sela-sela pembukaan kegiatan penyerahan bantuan barang dagangan dan fasilitas timbang terstandar, Kamis (16/11), bertempat di aula Dinas Perindagkop Nabire.Dikatakan Bupati Douw, terkait dengan penyerahan bantuan bahan anyaman noken dari Dinas Koperasi kami sampaikan bahwa pertama bantuan bahan ayaman noken ini hendaknya digunakan dengan baik dikembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga bagi masyarakat asli Papua di daerah ini.“Kedua saya minta kepada dinas Koperasi agar tidak hanya menyerahkan bantuan berupa bahan noken anyaman tetapi harus ditindaklanjuti dengan pembinaan agar mereka dapat mengembangkan daya jual noken sebagai usaha mereka dalam peningkatan ekonomi keluarga mereka,” terangnya.Ketiga, ia juga minta agar supaya mendata mama-mama yang menjual noken di Kabupaten Nabire terutama mereka yang telah menjadikan usaha noken sebagai pekerja mereka sehingga bantuan dapat diserahkan sesuai dengan data yang ada tanpa membeda-bedakan suku dan agama.Dan mereka yang sudah dapat pada tahun ini, kata bupati, tidak perlu dapat lagi tahun 2018, maka Dinas Koperasi melakukan pendampingan dan evaluasi usahanya. Selanjutnya sesuai dengan Nawacita Presiden kita Jokowi dan amanah Undang-Undang Otsus, Pemerintah Kabupaten Nabire menginginkan mama-mama yang menjual noken dipinggiran jalan agar dapat dikasih satu tempat yang layak nantinya, pemerintah daerah akan siapkan gedung dua lantai 2018 mendatang.(modes)
Bagikan artikel ini



