NABIRE - Staf Khusus Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Letkol (Tit) Dr. Lenis Kogoya, S.Th., M.Hum, mengajak peran Lembaga Masyarakat Adat (LMA) untuk turut andil dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua Tengah. Hal ini seperti terkemuka dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung RRI Nabire, Rabu (12/03/2025).

Lenis Kogoya mengatakan, yang utama yakni daerah, Papua Pegunungan dan Papua Tengah, dukung penuh program pemerintah pusat, dalam hal ini program MBG. Saat kunjungan di Nabire, dirinya menyempatkan diri mengunjungi Sekolah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK).

"Sekolah-sekolah ini akan didata dan akan dibuatkan dapur sekolah. Nanti kalau sudah selesai mendata terkait dapur sekolah, maka segera berikan data tersebut ke Bupati Nabire," ucap Lenis Kogoya.

Dirinya mengajak bersama-sama untuk mendidik anak-anak agar kedepan bangsa ini dipimpin oleh mereka sebagai penerus bangsa.

Ditambahkan, LMA juga memiliki anggaran. Dari rapat kementerian, disepakati jika LMA memiliki dana khusus.

"Jadi kamu tenang saja, kamu tetap kerja. Karena biaya itu sudah dibicarakan pada saat rapat kementerian," ucap Lenis.

Lenis Kogoya meminta LMA untuk mengawasi dan mengawal program MBG. Anak-anak yang tidak sekolah harus diajari, dibina dan dididik. Ini menjadi kepedulian bersama-sama untuk anak-anak di Papua.

Lenis mengajak anak-anak yang tidak sekolah itu diperhatikan, setalah itu sama-sama untuk mengikuti MBG. Lalu tanya setelah MBG berjalan, apakah merasakan sakit karena ini sudah jelas program pemerintah dan ini diawasi oleh LMA.

"Ini benar-benar program mencerdaskan anak bangsa di seluruh tanah air, bukan hanya di Papua," ucap Lenis.(feb)