NABIRE - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI, Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto belum jelas kapan pelaksanaannya, pada awal semester genap sejumlah pihak sudah mengejar data murid ke pihak sekolah.

Dari data yang di dapat dari beberapa orang kepala sekolah telah mengakui, bahwa selaku kepala sekolah telah didatangi untuk meminta data murid, namun ada kepala sekolah yang memberikan tetapi juga ada kepala sekolah yang tidak memberikan data muridnya.

Bagi kepala sekolah yang tidak memberikan data dengan alasan belum ada perintah langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah selaku atasan langsung dari sekolah–sekolah untuk memberikn atau menyerahkan data murid.

Bahkan ada kepala sekolah juga bertanya kapan program MBG itu mulai dilaksanakan, sebab hingga saat ini selaku kepala sekolah yang akan menerima manfaat dari program MBG belum mengetahui dengan jelas petunjuk teknis dan kapan pelaksanaan dari program MBG ini dilaksanakan.

Dan lagi pula bagi kepala sekolah yang menolak memberikan data muridnya, secara tegas meminta kepada pihak–pihak yang meminta data agar dapat menunjukan Surat Perintah Tugas (SPT) dari Dinas Pendidikan atau dinas lain yang berkaitan dengan program MBG, barulah pihak sekolah memberikan data murid.

Sementara dari program MBG itu, diketahui bersama bahwa hingga saat ini program MBG didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpes) nomor 83 tahun 2024 dengan sasaran pemberian makanan bergizi gratis kepada ibu hamil, ibu menyesui, bayi di bawah umur 5 tahun dan juga kepada murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga Taman Kanak-anak (TK) hingga siswa/siswi SMA dan SMK.

Sehingga dengan tegas para kepala sekolah yang ditemui Papuapos Nabire di beberapa sekolah dalam beberapa hari kemarin mengatakan, tidak akan memberikan data murid atau siswa kepada pihak manapun sebelum program MBG belum jelas kapan pelaksanaannya dan juga data itu diberikan atas perintah Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.(des)