Posko Jeku Bangun Sumur Bor, Masyarakat Puay Nikmati Air Bersih
SENTANI - Posko penanggulang bencana alam Kabupaten Jayapura Jembatan Kuning (Jeku) Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, telah membangun s
Bagikan
SENTANI - Posko penanggulang bencana alam Kabupaten Jayapura Jembatan Kuning
(Jeku) Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, telah membangun satu unit
sumur bor besar di Kampung Puai Distrik Sentani Timur. Pembangunan satu unit sumur bor tersebut dibangun dengan maksud untuk mensuplay
kebutuhan air bersih bagi 500 lebih Kepala Keluarga (KK) di Kampung
Puai, Distrik Sentani Timur. “Pasca benana banjir bandang di Kota Sentani beberapa waktu lalu telah menghasilkan sampah yang begitu
banyak di Danau Sentani, sehingga air danau menjadi kotor dan tidak bisa
digunakan. Oleh karena itu, Pemerintah melalui posko Jeku telah
membangun satu sumur bor berukuran besar untuk menyuplai air bersih ke
masyarakat yang ada di Kampung Puai dan sekitarnya,” jelas Ketua Tim
Posko Jeku, Adolf Yokhu, SP, MM kepada wartawan di Gunung Merah Sentani,
Jumaat (12/4) sore. Menurutnya, warga di Kampung Puai tidak bisa lagi mengkonsumsi atau menggunakan air danau karena sudah tercemar
oleh berbagai macam sampah. Untuk itu, setelah membangun satu unit sumur bor di Kampung Puai, lanjut Yokhu, pihaknya merencanakan
untuk membangun sumur serupa di beberapa kampung yang betul-betul
membutuhkan sarana air bersih. "Karena masih banyak kampung yang berada di sekitaran Danau Sentani juga mengeluhkan air bersih maka
kami dalam waktu dekat ini juga akan fokus membangun di beberapa titik
lagi supaya semua masyarakat dapat merasakan air bersih ini, "ujarnya. “Harapan kami semoga dengan adanya pengadaan sumur bor ini, kedepan dapat
menjawab kebutuhan akan air bersih yang selama ini dikeluhkan warga
pasca banjir bandang,” harapnya. Dirinya juga menghimbau kepada warga masyarakat yang mendiami kampung-kampung di sekitaran Danau
Sentani untuk tidak mengkomsumsi air danau baik untuk memasak makanan
atau minuman. “Jangan gunakan air danau untuk mandi, sebab berdasarkan laporan dari warga, ada penyakit kulit berupa gatal-gatal
yang sedang menyerang anak-anak usai mandi dan saya harap masyarakat
tetap bersabar sebab kami pemerintah akan terus membantu semua keluhan
masyarakat baik itu untuk logistik, tim medis maupun hal lainnya yang
berkaitan dengan kepentingan masyarakat,"pinta Yokhu menegaskan.
Bagikan artikel ini



