NABIRE – Guna menjelaskan dan meluruskan berita sebelumnya terkait pihak Kepolisian Resor (Polres) Nabire memberikann ijin jalan untuk Pulang Kampung (Pulkam) kepada ratusan warga dan masyarakat pedalaman pada hari Senin, 20 April 2020 itu, lebih kepada pertimbangan situasi dan kondisi keamanan serta ketertiban masyarakat pada kala itu.  Sehingga, untuk kedepan tidak ada lagi guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah mewabah dan menyebar ke wilayah Meepoga khususnya dan utamanya beberapa kabupaten di pedalaman lebih khusus di Kabupaten Nabire, yang mana telah ditemukan kasus positif corona sebanyak 3 orang.  Sitkamtibmas pada saat itu, jelas Kabag Ops Polres Nabire, Kompol Samuel D. Tatiratu, S.IK, mewakili Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK lebih pada pertimbangan situasional. Dan permintaan masyarakat pedalaman yang rata-rata mau balik ke Paniai dan sebagai ke Intan Jaya, Deiyai dan ke Dogiyai. Pertimbangan lain, terang mantan Kasat Lantas Polres Nabire lalu itu, seperti disampaikan oleh masyarakat bahwa di hari sebelumnya, tepatnya pada hari Sabtu, 19 April 2020 ada sejumlah warga pedalaman diijinkan Pulkam sebelumnya oleh Bupati Paniai Meki Nawipa, sehingga masyarakat sekitar 356 masyarakat usai dilakukan pendataan, baik yang mengunakan kendaraan roda dua (motor) maupun roda 4.  “Ata beberapa pertimbangan itulah, usai berkoordinasi ke pimpinan dalam hal ini Kapolres Nabire, maka kebijakan itu diambil dengan sejumlah catatan salah satunya hanya pada hari itu saja boleh jalan dan selanjutnya tidak diperbolehkan,” tegas Kabag Ops Samuel Tatiratu. Untuk penyampaian kami pada saat itu, kepada masyarakat dan para sopir pedalaman tambah Kabag Ops Polres Nabire dengan tegas, tidak ada lagi gelombang berikut dan berikutnya. Segala tanggung jawab atau resiko selanjutnya mereka yang bertanggung jawab.  Artinya, pungkas Samuel Tatiratu, cukup hari itu saja. Dan menyangkut hal ini pihak Polres Nabire telah berkoordasi dengn tim gugus tugas Posko Covid-19 KM 100, jadi pada prinsipnya Polres Nabire tidak memberikan ijin kepada ratusan warga pedalaman yang ingin pulang ke kampung halamannya di masa pendemi Coronavirus Novel atau Covid-19 di wilayah Meepago, apalagi memberi jaminan keamanan.(wan)