Polres Nabire Bubarkan Aksi Konvoi Jemaat Bukit Sion Nabire
NABIRE – Pukul 11.20 Wit, Rabu (8/4), jajaran Polres Nabire membubarkan aksi konvoi jalan yang dilakukan puluhan warga Jemaat Gereja K
Bagikan
NABIRE – Pukul 11.20 Wit, Rabu (8/4), jajaran Polres Nabire membubarkan aksi konvoi jalan yang dilakukan puluhan warga Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Bukit Sion Portanigra Nabire. Diketehui konvoi tersebut merespon adanya larangan beribadah dari pihak pemerintah. Sesuai pantauan wartawan media ini, tepat pada pukul 10.00 WIT, Jemaat Bukit Sion melakukan konvoi menggunakan satu buah mobil pick up berwarna merah dengan membentangkan baliho tertulis “Allah Hidup Pencipta, Yesus Hidup, Roh Kudus hidup, Firman Hidup” dan diikuti oleh belasan kendaraan roda dua. Puluhan jemaat pun terlihat mengisi ruas jalan kiri dan kanan sambil berjalan kaki mengikuti mobil pik up dan belasan kendaraan roda dua yang memimpin perjalanan konvoi tersebut. Sambil konvoi dari Portanigra menuju Kali Bobo hingga di Pantai Maf Nabire, Jemaat Bukit Sion sambil berteriak-teriak menolak terhadap larangan beribadah di gereja. Selain itu mereka menghimbau agar warga tak perlu lagi takut Korona karena ada Tuhan Yesus. Setiba di Pantai Maf, pihak Polres Nabire menghentikan konvoi dan mendapat pemahaman dari Kasat Binmas Polres Nabire, Iptu A. M. Tatiratu, terkait pencegahan penyebaran covid-19 baik dari segi social descanting maupun intruksi bupati Nabire. Usai memberikan pemahaman, Kasat Binmas meminta warga untuk tidak melanjutkan konvoi karena apa yang dilakukan dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan bagi warga masyarakat lain di Nabire. Setelah mendapat pemahaman dari pihak Polres Nabire, konvoi yang dipimpin langsung oleh pendeta jemaat GKII Bukit Sion, Pdt. Yakobus Edowai sepakat untuk tidak melanjutkan kegitan konvoi tersebut. Terlihat Kasat Binmas segerah bergegas memerintahkan sopir truk milik Polres Nabire untuk mengantar pulang peserta konvoi. Jemaat pun segera naik di truk. Dalam susana yang aman dan kondusif meninggalkan pantai Maf kemudian pulang kembali ke Gereja. (eby)
Bagikan artikel ini



