Plt Herman Auwe Letakan Batu Pertama Geraja Eklesia di Putapa
DOGIYAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai melalui Herman Auwe, meletakan batu pertama Pembangunan Gereja Eklesia Putapa, di Distrik Kamuu, Sabtu, (24/06/16). Peletakan batu pertama itu, dihadiri Muspida Kabupaten Dogiyai dan beberapa Pimpinan Gereja di Koordinator Dogiy
Bagikan
DOGIYAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai melalui Herman Auwe, meletakan batu pertama Pembangunan Gereja Eklesia Putapa, di Distrik Kamuu, Sabtu, (24/06/16). Peletakan batu pertama itu, dihadiri Muspida Kabupaten Dogiyai dan beberapa Pimpinan Gereja di Koordinator Dogiyai.
Herman Auwe, dalam sambutannya mengatakan, membangun segala bidang di kabupaten Dogiyai salah satu gereja itu sudah direncanakan dari awal, sebelum memimpin di daerah Dogiyai.
“Saya sudah berkomitmen untuk membantu dana keagamaan, baik Kristen Protestan, Katolik,Islam maupun beberapa agama yang lain. Saya sudah rencanakan dari awal untuk siap membantu dana,” kata Herman.
Herman mengaku, tahun lalu pihaknya membantu dana empat gereja. Sedangkan, tahun 2016 ini pihaknya membangun lima gereja termasuk Gereja Eklesia Putapa ini.
“Selama ini, saya membantu dana kepada gereja, kelompok dan lainnya. Belum lagi, beberapa hari kedepan akan membantu dana kepada gereja maupun masyarakat. Sehingga, saya minta kepada bapak/ibu agar jangan salah berpikir dengan bantuan dana kepada gereja maupun masyarakat ini,” tuturnya.
Menurut Herman, kesalahpahaman pemikiran itu akan muncul dengan menjelang Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai tahun 2017 mendatang. “Memang saya akan maju pada Pemilukada besok tetapi tidak ada berkaitan dengan bantuan dana ini. Jadi warga Dogiyai salah berpikir, saya juga akan bantu baik itu pembangunan gereja, juga langsung uang,” tandasnya.
Lanjut dia, pihaknya selalu menekankan dengan pembagian uang ini, sebab banyak selalu salah artikan terus, sehingga pihaknya meminta agar menyampaikan sesuatu harus dengan hal yang benar.
“Bupati bantu dana kepentingan politik ,dan bicara hal yang tidak benar. Bagi saya tidak dan tidak, karena ini uang rakyat kita harus berikan,” tegasnya.
Mengenai Bupati dan Wakil Bupati periode besok, kata Herman, Tuhan dan alam sudah tentukan dan direncanakan sehingga manusia jangan salah tafsirkan dengan kepentingan politik yang sedang menjalar di daerah ini.
Ketua Panitia Gereja Eklesia Putapa, Marthen Iyai mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Plt Bupati Dogiyai juga kepada para Muspida di lingkungan pemerintah kabupaten Dogiyai, yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan peletakan pembangunan Gereja Eklesia.
“Sehingga, tujuan paling utama pada peletakan batu pertama ini yang paling penting kami harapkan adalah bagaimana gereja itu bermega dan memadai, maka lewat gereja yang permanen, bisa memuji dan membesarkan nama Tuhan,” jelasnya.
Sementara, Koordinator Dogiyai Bernadus Anou, mengatakan Jemaat Putapa terlentak di tengah-tengah distrik Kabupaten Dogiyai. Makanan pun berbagai macam dan penuh beragam, salah satu daerah yang berada makanan manis. “Sehingga kami harapkan Umat Eklesia Putapa jadilah seperti makanan yang manis-manis. Manusia juga harus manis-manis,’’kata Bernadus.
Ia mengharapkan agar gereja itu menjadi suatu hal yang paling utama dari yang lain, sebab gereja merupakan Rumah Tuhan yang perlu disembah dan membesarkan namanya. “Pembangunan peletakan batu pertama ini digunakan dari dua sumber, yakni swadadaya dari Jemaat sendiri dan dari donatur terutama kepada pemerintah daerah,” katanya. (gus)
Bagikan artikel ini



