PJ Gubernur Ribka Buka UKW Perdana di Papua Tengah
NABIRE - Perdana, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Papua Tengah, tepatnya di salah satu hotel di Kota Nabire, Kamis (18/04/2024).

NABIRE - Perdana, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Papua Tengah, tepatnya di salah satu hotel di Kota Nabire, Kamis (18/04/2024).
UKW digelar di Provinsi Papua Tengah ini dibuka oleh Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,M.M.
UKW ini dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) I PWI Pusat, Raja Parlindungan Pane, Kepala Dinas Pendidikan Papua Tengah, Marten Ukago, Kepala Dinas Kominfo Papua Tengah, Ham Nawipa, Kadispora Papua Tengah, Diana Serila Youw dan lima penguji peserta dari PWI pusat.
Dalam sambutannya Ribka Haluk mengatakan, wartawan itu ujung tombak pemerintah yang kehadirannya sangat penting. Jaman merubah, informasi yang tadinya kebutuhan sekunder menjadi kebutuhan primer. "Kalian semua yang mengikuti UKW sangat beruntung mendapatkan penguji senior yang berkompeten semua dengan banyak pengalaman, jadilah wartawan yang baik," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ribka juga menyampaikan beberapa program prioritas Provinsi Papua Tengah, yaitu mempersiapkan segala kebutuhan atau perlengkapan untuk Pilkada mendatang di Papua Tengah.
"Kita pemerintah tugas pokok memfasilitasi semua kebutuhan untuk Pilkada di Papua Tengah seperti kebutuhan KPU, Bawaslu, dan untuk pengamanan TNI/Polri," ujarnya.
Ribka Haluk menambahkan, kepada semua wartawan yang hadir diacara tersebut, Provinsi Papua Tengah akan menyelesaikan penambahan perpanjangan jalan landasan pacu bandara udara baru Nabire pada tahun ini agar pesawat boeing bisa cepat masuk ke Papua Tengah.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Papua Tengah, Marten Ukago mengatakan, Provinsi Papua Tengah juga sedang bekerja keras untuk pendidikan di Papua Tengah agar lebih baik lagi, khusunya daerah pedalaman.
"Tahun ini kita prioritaskan empat daerah konflik di pedalaman, yaitu Kabupaten Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak dan Kabupaten Dogiyai agar anak-anak kita disana bisa merasakan pendidikan yang layak," ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, Papua Tengah akan menambah jumlah guru untuk mengajar di daerah pedalaman. Selain itu, akan mendatangkan salah satu profesor, Prof. Yohanes Surya, Ph.D seorang ilmuwan fisikawan dan matematikakawan ini terkenal dengan cara dirinya melahirkan metode pembelajarannya yang dibernama Gampang, Asik dan Menyenangkan (Gasing).
Metode pembelajaraan Gasing ini adalah proses langkah demi langkah, yang disusun sedemikian rupa sehingga penguasaan materi yang dibangun dari pemahaman materi sebelumnya. Pentingnya proses langkah demi langkah ini dalam metode Gasing tercermin sewaktu anak-anak belajar suatu topik, ada titik kritis yang harus mereka lewati. Metode ini cukup berhasil diterapkan di Papua Tengah pada tahun 2023 kemarin.(naupal)
Bagikan artikel ini



