Pj Gubernur Monitoring Ketersediaan Sembako
NABIRE - Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos,.MM, bersama Forkopimda Provinsi Papua Tengah, Kamis (7/3/2024) melakukan monitoring ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan harga serta masa berlaku bahan pokok dan penting pada distributor dan Pasar Sentral Kalibobo Nabire sebagai daerah pemasok bahan pokok ke Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.

NABIRE - Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos,.MM, bersama Forkopimda Provinsi Papua Tengah, Kamis (7/3/2024) melakukan monitoring ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan harga serta masa berlaku bahan pokok dan penting pada distributor dan Pasar Sentral Kalibobo Nabire sebagai daerah pemasok bahan pokok ke Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.
Monitoring ini dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, pada Kamis (7/3/2024).
Dalam monitoring ini, ada sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire turut hadir dalam peninjauan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok dan stabilitas harga yang dipimpin langsung oleh Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Ribka Haluk.
Penjabat Gubernur Papua Tengah terlebih dahulu melakukan monitoring di PT. Prima yang beralamat di Jalan Martatiahahu Kalibobo, Nabire untuk mengecek ketersediaan bahan pokok, lalu ke Pasar Sentral Kalibobo mengecek harga pasar dari bahan pokok dan bahan makanan lokal, selanjutnya ke Pertamina untuk mengecek ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya, dan ke PT Pelni Nabire untuk mengecek persiapan arus mudik lebaran.
Selanjutnya, Pj Gubernur dan rombongan berkunjung ke Perum Bulog Cabang Nabire dan ke Distributor PT. Inti Jaya dan kunjungan berakhir di PT. Aman Jaya sebagai distributor bahan pokok.
Pantauan media ini, Harga cabe keriting di Pasar Sentral Kalibobo berkisar harga Rp35.000 per kilogram, cabe biasa Rp55.000 per kilogram, Bawang Merah Rp50.000 per kilogram, Bawang Putih Rp50.000 per kilogram, Bawang Bombay Rp40.000 per kilogram dan Telur Surabaya Rp70.000 per rak.
Sementara itu, Hj Aisyah pemilik Toko Polewali di Pasar Sentral Kalibobo mengungkapkan harga beras masih stabil. "Kalau harga beras Bulog Rp12.000 per kilogram. Satu karung beras Bulog yang 5 kilogram Rp60.000 dan 50 kg Rp580.000, sedangkan beras kelinci 10 kilogram harganya Rp150.000 per karung," tutur Aisyah.
Lanjutnya, untuk Gula harganya Rp18.000 per kilogram, Minyak Kita Rp85.000 per 5 liter dan Panah Mas Rp90.000 per 5 liter.
Terpantau, setiap kunjungan Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk ke pasar sentral dan para distributor juga ke Pertamina dan PT. Pelni, lansung mengecek ketersedian bahan pokok, stabilitas harga dan ketersediaan BBM menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H di Provinsi Papua Tengah.(rob)
Bagikan artikel ini



