Pj Sekda Papua Tengah Temui Honorer K2 Datangi Kantor Gubernur
NABIRE – Pj Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP, MM menemui para honorer K2 Kabupaten Nabire yang mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengah, Kamis (12/10/23). Massa dari honorer K2 itu mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengah untuk mempertanyakan status honorer K2 sudah sampai dimana. Karena hingga saat ini mereka belum mendengarkan hasil dengan jelas dari Bupati Nabire. Sementara saat ini sudah dilaksanakan Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Nabire.

NABIRE – Pj Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP, MM menemui para honorer K2 Kabupaten Nabire yang mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengah, Kamis (12/10/23). Massa dari honorer K2 itu mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengah untuk mempertanyakan status honorer K2 sudah sampai dimana. Karena hingga saat ini mereka belum mendengarkan hasil dengan jelas dari Bupati Nabire. Sementara saat ini sudah dilaksanakan Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Nabire.
Pantauan media ini di Kantor Gubernur Papua Tengah, aksi honorer K2 berjalan aman. Perwakilan honorer K2 juga sempat menyampaikan aspirasinya.
Massa dari honorer K2 sempat diterima oleh Pj Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP, MM. Pj Sekda Anwar sempat mendengar aspirasi, maksud dan tujuan para honorer K2.
Dikatakan koordinator honorer K2, Piet Nabo Kuway, hari ini lewat Pemerintah Kabupaten Nabire pihaknya sudah melakukan upaya–upaya dalam proses hukum yang berjalan selama 9 bulan.
“Dalam upaya–upaya ini, kami sendiri bingung dengan upaya–upaya yang kami lakukan. Baik di pengadilan dan dalam berjalannya waktu kami melakukan mediasi,” ujarnya.
Lanjut dia, yang dilakukan di pengadilan ini bukan siapa yang harus dipenjarakan, siapa yang harus disalahkan. Tetapi ini merupakan wadah dimana tempat melakukan komunikasi. Komunikasi agar persoalan ini tidak berlarut–larut, tetapi dudukan persoalan ini supaya ada solusi.
“Namun seiring berjalannya waktu, solusi–solusi ini kami upayakan lewat Kepala BKPSDM dan Sekda Nabire. Dan terakhir kami sempat singgah di Kantor Gubernur dan bertemu Ibu Pj Gubernur. Setalah itu kami menunggu proses ini, proses ini berjalan berbulan–bulan sampai saat ini kami hanya mau menanyakan solusi–solusi itu,” ujarnya.
Pj Sekda Anwar Damanik, mengatakan, pihaknya juga mengetahui sedang dilakukan CAT di Nabire yang saat ini juga dihadiri perwakilan dari BKN dan BKPSDM Nabire dan seluruh jajaran di tempat CAT.
“Saya rasa itu ada penyebab bapa ibu ada datang ke kami di sini, lihat dan menanyakan itu dan berupaya kami akan buat seperti apa. Sebelum datang kesini, kami ada berkoordinasi kepada Nabire kenapa bisa seperti ini lagi ? Kami juga mendapatkan informasi juga dari proses hukum yang ada dan juga kami tau ada gugatan–gugatan personal yang dilakukan bapa ibu. Dan juga sudah ada surat pernyataan dari sodara–sodara yang mengikuti tes CAT dan apabila nanti terbukti dia akan mengundurkan diri atau diganti dan dipecat. Proses pidana jalan, kami tau itu. Tetapi itu bukan wewenang kami untuk masuk ke dalam,” ujarnya. (rob)
Bagikan artikel ini



