NABIRE - Dalam pesta rakyat yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah, Pj Gubernur Papua Tengah, Anwar Harum Damanik menekankan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga netralitasnya. Jika ada pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) silahkan melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dikatakan Anwar Harun Damanik, dalam wawancaranya bersama media, Sabtu (23/11/2024) lalu, ASN agar menjaga netralitas. "Kita ketahui bersama semua ada prosedurnya, silahkan dilakukan di Bawaslu atau laporkan ke Pemprov, apabila ada yang masuk dalam politik praktis pasti akan ditindak," ujarnya.

Lanjutnya, secara umum pelaksanaan Pemilukada di Provinsi Papua Tengah sudah 90% dan saat ini dirinya sedang memantau pergerakan logistik ke seluruh distrik, kecamatan dan juga TPS-TPS. "Sejauh ini sudah berjalan dengan lancar dan mudah-mudahan di hari H nanti juga sama," ucapnya.

Ditambahkan, tiga hal yang harus didukung oleh pemerintah daerah, pertama terkait kesiapan anggaran dari hasil monitoring baik dari Provinsi Papua Tengah di 8 kabupaten. "Bagaimana kita menjaga stabilitas politik dan mendukung seluruh tahapan-tahapan yang sedang dilaksanakan oleh KPU dan Bawaslu Papua Tengah," ujarnya.

Anwar, melihat dari hasil pantauan seluruh tahapan sudah berjalan dengan baik, dan hari ini (Sabtu/23/11/2024) adalah hari terakhir kampanye, dan besok memasuki masa tenang maka dari pada itu dirinya telah memerintahkan kepada jajaran untuk seluruh alat peraga kampanye segera diturunkan.

Seperti yang dikatakan oleh, Ketua KPU Papua Tengah Jennifer tadi bahwa kita ini sedang berpesta bukan berperang, sehingga masyarakat datang ke TPS coblos pilihan masing-masing sehingga kita mendapatkan pemimpin yang terbaik.(edi)