Persinab Masih Punya Peluang Lolos 8 Besar Liga Nusantara

NABIRE – Tim sepakbola kebanggaan masyarakat Naire, Persinab Nabire (Sang Maestro FC), masih memiliki asa untuk bisa lolos 8 besar Liga Nusantara 2025/26 (Liga 3).
Laga kontra Persibo Bojonegoro pada Sabtu (24/1/2026) akhir pekan nanti menjadi salah satu penentu bagi Persinab Sang Maestro FC besutan pelatih Irwansyah untuk lolos 8 besar. Penentu lainnya untuk lolos 8 besar, Persinab Sang Maestro FC juga menggantungkan nasibnya pada laga antara RANS Nusantara FC kontra Persikutim United. Jika Persinab Sang Maestro FC menang lawan Persibo Bojonegoro dan RANS Nusantara FC bisa ditahan imbang atau kalah dari Persikutim United, maka Persinab Sang Maestro FC dipastikan kantongi tiket lolos 8 besar. Jika kedua ‘syarat’ itu tidak terpenuhi, pupus harapan Persinab Sang Maestro FC bisa lolos 8 besar Liga Nusantara.
“Hari Sabtu minggu ini pertandingan terakhir untuk grup C. Peluang untuk lolos apabila di pertandingan terakhir RANS Nusantara FC lawan Persikutim United hasil seri atau kalah, Persinab menang lawan Persibo Bojonegoro, berarti yang lolos 8 besar di grup C juara grup Persika Karanganyar dan runner up Persinab Sang Maestro FC,” ujar Benny Erari, Sekretaris Umum Persinab Nabire melalui sambungan teleponnya, semalam.
Empat Tim Sudah Lolos ke Babak 8 Besar
Persaingan Liga Nusantara musim 2025/26 kian mengerucut. Memasuki pekan ke-14, sebanyak empat tim telah memastikan diri melaju ke babak 8 besar, sementara sejumlah grup lainnya masih menyajikan perebutan tiket yang berlangsung ketat hingga laga terakhir.
Dari Grup A, dua tim teratas, Dejan FC dan Batavia FC, sudah tak terkejar oleh para pesaingnya. Dejan FC tampil sangat dominan dengan koleksi 23 poin dari 10 pertandingan, hasil delapan kemenangan dan dua hasil imbang. Tim yang belum tersentuh kekalahan tersebut juga menunjukkan keseimbangan permainan dengan torehan 24 gol dan hanya tiga kali kebobolan.
Sementara itu, Batavia FC menyegel tiket kedua setelah mengoleksi 19 poin dari 11 laga. Lima kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kekalahan cukup untuk menjaga jarak aman dari tiga tim lain di grup. Batavia FC mencatatkan 17 gol dan empat kali kebobolan, menegaskan konsistensi mereka sepanjang fase grup.
Tiket 8 besar berikutnya datang dari Grup B yang menjadi milik PSGC Ciamis. Tim asuhan Heri Kiswanto tampil impresif dan kini memuncaki klasemen dengan 28 poin. Raihan tersebut membuat PSGC tak lagi terkejar oleh lima pesaingnya. Sementara itu, satu tiket tersisa di grup ini masih diperebutkan oleh Pekanbaru FC (19 poin), Persitara Jakarta Utara (17 poin), dan Persikota Kota Tangerang (15 poin).
Di Grup C, Persika Karanganyar menjadi tim terbaru yang memastikan langkah ke babak 8 besar. Anak asuh Ahmad Bustomi kini mengoleksi 23 poin dan kokoh di puncak klasemen. Persaingan untuk satu tiket tersisa masih terbuka lebar antara RANS Nusantara FC (17 poin), serta Sang Maestro FC dan Persibo Bojonegoro yang sama-sama mengantongi 15 poin.
Berbeda dengan grup lainnya, Grup D justru masih menyajikan persaingan paling ketat. Dengan menyisakan dua pertandingan, Persekabpas Pasuruan memimpin klasemen dengan 23 poin, hanya unggul tipis dari Perseden Denpasar (22 poin). Di belakangnya, Persiba Bantul (20 poin) dan Persebata Lembata (18 poin) masih memiliki peluang untuk merebut dua tiket ke fase gugur.
Dua pekan tersisa dipastikan akan menjadi penentu nasib bagi tim-tim yang masih berjuang, sekaligus menghadirkan drama hingga peluit akhir fase grup Liga Nusantara 2025/26. (ros)
Bagikan artikel ini



