Persiapan Pegiat Menuju Fornas di NTB Capai 75 Persen
NABIRE - Untuk persiapan pegiat telah mencapai 75 persen, dikarenakan selalu dimonitor terus, Timika dan Nabire intens terus untuk berlatih dan seleksi.

NABIRE - Untuk persiapan pegiat telah mencapai 75 persen, dikarenakan selalu dimonitor terus, Timika dan Nabire intens terus untuk berlatih dan seleksi. Sekretaris Umum KORMI Provinsi Papua Tengah yang sekaligus sebagai Ketua kontingen Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Papua Tengah, Marius Istia S.PAK. M.Pd mengatakan, bahwasannya Gubernur Meki Nawipa menginginkan nama Papua Tengah terus dikumandangkan, serta tujuan dari pada KORMI mengikuti Fornas yang mana masih provinsi baru, agar bisa dikumandangkan di NTB, Lombok, karena akan ada 38 provinsi yang hadir.
Marius Istia, ketika ditemui di Cafe Corner 27, Selasa (13/5/2025) menambahkan, jumlah pegiat yang akan hadir di NTB sekitar 15.000 hingga 20.000 pegiat, di saat itulah nama Papua Tengah akan dikumandangkan, terlebih lagi kalau Papua Tengah mendapatkan juara akan lebih bagus lagi.
"Kesiapan teknis dan tata kelola sendiri kita sekarang sudah ada pada tahapan pendaftaran, ada tiga tahapan, diantaranya entri by sport ini kira-kira Induk Organisasi Olahraga (Inorga) apa yang akan ikut, entri by number itu untuk Inorga tersebut ada berapa kategori yang akan diikuti, entri by name itu siapa-siapa saja orangnya," ucapnya.
Untuk tiga tahapan tersebut, harus segera diselesaikan, dikarenakan seminggu sebelum keberangkatan sudah dilock (kunci), dan tidak akan ada lagi daftar-daftar yang baru, dan batas untuk tahapan tersebut di 26 Juni 2025 mendatang.
"Untuk anggota sendiri ada 375 peserta dari Papua Tengah, dan saya prediksi bisa mencapai 400. Karena akan ada tamu-tamu kehormatan yang akan ikut, seperti dari kantor gubernur dan akan merokemendasikan beberapa orang dan juga dari Diaspora akan merokemendasikan berapa, serta juga bupati-bupati, saya prediksi akan ada 400," ujarnya.

Marius Istia, menegaskan untuk pegiatnya sekitar 340 sekian, dan akan melakukan training center di Timika. Satu minggu sebelum berangkat Nabire sudah harus berangkat ke Timika. Pada 24 Juli take off, untuk pelepasannya pagi, serta dirinya berharap gubernur yang melakukan pelepasan tersebut serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporapar) akan melakukan pelepasan kontingen untuk berangkat, pembukaannya 26 Juli sore hari, di NTB.
Marius Istia, berharap gubernur dan tamu undangan hadir, dikarenakan akan ada parade, Provinsi Papua Tengah menggunakan pakaian adat dan kejuaraannya akan diadakan selama seminggu dari 26 Juli - 1 Agustus, tetapi untuk kontingen akan pulang 3 Agustus 2025 nanti.
"Kita berharap untuk Fornas tahun ini Papua Tengah, membawa pulang mendali dengan banyak. Kalau perlu dari 20 Inorga ada yang dibawa medalinya," ucapnya.
Kepala Disporapar, John Ukago, S.Sos, mengatakan dari pemerintah dalam hal ini, Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan selalu mendukung terutama Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa yang mendukung 100% untuk kegiatan Fornas di NTB.
"Dari pemerintah support sekali untuk ke KORMI di kegiatan NTB, dan siap untuk mendukung di Lombok, NTB," ucapnya seraya berharap harus menang, dan membawa medali lebih banyak lagi dari tahun sebelumnya.(edi/feb)
Bagikan artikel ini



