Permudah Pemantauan dan Koordinasi, Intan Jaya Buka Posko Terpadu Covid-19 di Nabire
NABIRE - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya membuka posko terpadu untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Nabire. Posko tersebut guna
Bagikan
NABIRE - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya membuka posko terpadu untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Nabire. Posko tersebut guna mempermudah pemantauan dan pengawasan serta berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan langsung dengan penanganan Covid-19 yang berada di Kabupaten Nabire. Ketika wartawan Harian Pagi Papuapos Nabire menemuai Ketua II Gugus Tugas Covid-19 Intan Jaya di Posko, Rabu (8/4/20) mengatakan, untuk mempermudah pemantauan dan koordinasi sehingga Gugus Tugas Covid-19 dan pemerintah daerah Intan Jaya telah menyepakati bersama untuk membuka posko terpadu di Nabire. Dikatakan Yunus Mirip, lantaran pemerintah menutup akses penerbangan untuk penumpang dan diizin hanya kargo dan tim medis, maka tim Covid-19 Intan Jaya sedang dan akan terus mengambil langka pencegahan dari Nabire terhadap kemungkinan adanya penumpang yang hendak menggunakan jasah penerbangan udara ke Intan Jaya. “Jadi kami yang bertugas di Nabire secara rutin terus memantau dan mengawasi setiap pesawat yang take off ke Intan Jaya. Jika kedepatan langsung kami cegah di situ dan tidak ijizinkan berangkat ke Intan Jaya karena akeses penerbangan bukan dibukan untuk penumpang tetapi hanya kargo dan tim medis saja,” katanya. Yunus mengaku, pihanya bersama dkk Tim Covid-19 bekerja penuh waktu bukan saja mencegah penumpang ke Intan Jaya melalui pesawat, akan tetapi juga untuk mengirim sembako, mengirim alkes yang belanja di Nabire maupun mengirim alat kesehatan (alkes) yang dikirim oleh pemerintah provinsi Papua dari Jayapura. Lebih lanjut Yunus mengemukanan mengingat pasien terpapar virus Korona telah diputuskan perawatanya di Rumah Sakit Rujukan sementara RS Rujukan untuk wilayah adat Mee Pago provinsi Papua di RSUD Nabire. Karena itu dibukanya posko terpadu di Nabire untuk berkoordinasi. “Kami sedang dan akan terus berkoordinasi dengan pihak RSUD Nabire dan dinas kesehatan Nabire terkait persiapan dan kesiapan penanganan wabah virus korona ini. Ketika ada PDP dari Intan Jaya, mudah- mudahan dalam penanganannya tidak mengalami kesulitan. Sebelum hujan sedikan payung dululah, jangan ada hujan baru kita cari payungnya ada dimana, padahl kita belum sediakan,” tuturnya. (eby)
Bagikan artikel ini



