Perkenalan Siswa Baru di SMAK Aweidabi Telah Selesai
DEIYAI – Puluhan siswa baru yang daftar di sekolah SMAK Aweidabi di Deiyai telah mengikuti kegiatan perkenalan siswa baru. Di hari terakhir kegiatan perkenalan siswa baru, diisi dengan penyajian berbagai materi pengetahuan. Diantaranya materi manusia dengan lingkungan, bahaya konsumsi Naroba dan Miras, serta materi kesehatan manusia-penyakitnya. Materi itu disajikan oleh beberapa penyaji materi yang berbeda.
DEIYAI – Puluhan siswa baru yang daftar di sekolah SMAK Aweidabi di Deiyai telah mengikuti kegiatan perkenalan siswa baru. Di hari terakhir kegiatan perkenalan siswa baru, diisi dengan penyajian berbagai materi pengetahuan. Diantaranya materi manusia dengan lingkungan, bahaya konsumsi Naroba dan Miras, serta materi kesehatan manusia-penyakitnya. Materi itu disajikan oleh beberapa penyaji materi yang berbeda.
Kepala SMAK Aweidabi, Anton Badii, mengatakan, kegiatan perkenalan siswa baru telah selesai laksanakan. Di hari terkahir perkenalan, diisi dengan penyampaikan sejumlah materi pengetahuan dari luar sekolah. Materi tentang kesehatan disajikan materinya oleh dr. Selpianus Ukago, dari Polres Deiyai menyajikan materi bahaya Narkoba, Miras.
“Semua materi yang diisi ketika penutupan kegiatan perkenalan siswa baru ini telah diatur sesuai jadwal kegiatan. Sehingga semuanya telah berjalan lancar,” ungkapnya kepada media ini.
Lanjutnya, para siswa membutuhkan pengetahuan yang banyak. Pelajaran yang diberikan dari guru di sekolah saja tidak cukup untuk menjadi manusia yang berwawasan dan memiliki ilmu pengetahuan. Sehingga dalam rangka meningkatkan pengetahuan para siswa, selain dari pelajaran di sekolah, pihak guru juga memanfaatkan waktu dan momen dengan mengisi berbagai sajian materi pengetahuan dari luar sekolah. Dan kebijakan ini merupakan bagian dari penambahana pelajaran dan pengetahaun bagi para siswa.
“Setelah sajian materi, seluruh rangkaian kegiatan perkenalan siswa baru tahun pelajaran 2022/23 ditutup secara resmi,” ungkapnya.
Dia menambahkan, jumlah siswa baru yang diterima di sekolahnya berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini jumlah siswa baru yang daftar lebih banyak dibanding jumlah siswa baru tahun lalu.
“Saya merasa senang dan bangga karena walaupun umur sekolah kami baru empat tahun lebih tetapi selalu bertambah jumlah siswa baru di setiap tahun. Saya menyampaikan terima kasih kepada para orang tua siswa baru dimana anaknya bisa disekolahkan di sekolah kami,” ungkapnya.
Dia juga mengharapkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah dalam melihat kondisi sekolah yang serba terbatas, terutama terbatasnya ruang kelas. Agar dapat diperhatikannya, sebagai salah satu penunjang dalam proses belajar mengajar guna mencetak manusia Deiyai yang berkwalitas. (hbb)
Bagikan artikel ini



