Peringatan HUT Bhayangkara di Polsek Kamu Sederhana, Namun Meriah
MOANEMANI – Peringatan dan perayaan bersama Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-69 di jajaran Polisi Sektor (Polsek) Kamu Kabupaten Dogiyai dilaksanakan sederhana, namun terlihat meriah. Dimana, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Dogiyai ikut hadir dalam acara itu, te
Bagikan
MOANEMANI – Peringatan dan perayaan bersama Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-69 di jajaran Polisi Sektor (Polsek) Kamu Kabupaten Dogiyai dilaksanakan sederhana, namun terlihat meriah. Dimana, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Dogiyai ikut hadir dalam acara itu, termasuk Wakil Bupati Dogiyai Herman Auwe,S.Sos, pihak DPRD Dogiyai yang diwakili Markus Waine dan beberapa tokoh masyarakat di daerah itu.Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini di Dogiyai, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan berbuka puasa bersama dan disertai pemotongan kue HUT yang dipimpin Kapolsek Kamu E. Hetarua didamping ibu-ibu bhayangkari, dipusatkan di Mapolsek Dogiyai.
Tema HUT Bhayangkari tahun 2015 ini ‘Melalui revolusi mental Polri siap memantapkan solidaritas dan profesionalisme, guna mendukung pembangunan nasional. Kapolsek Hetarua, dalam sambutanya mengatakan, secara pribadi dan atas nama anggota menyampikan terima kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang mendukung kegiatan peringatan HUT kali ini.“Kita patut bersyukur karena kita diberikan kesehatan yang baik dari Tuhan, sehingga pada saat ini kita sama-sama melaksanakan jamuan kasih dan berbuka puasa bersama. Melalui kegiatan ini kiranya Kabupaten Dogiyai dijadikan tanah damai dan daerah yang penuh berkah,” terangnya.Lanjut Kapolsek Kamu, Kabupaten Dogiyai kita cintai ini mari kita sama-sama memberantas Minuman Keras (Miras), judi Togel dan kegiatan negatif lainnya. Dengan harapan, Dogiyai dijadikan tempat berkumpulnya seribu teman, bukan mengumpukan lawan untuk mengganggu Kamtibmas daerah.Pada kesempatan itu Kapolsek Hutarua menegaskan, kebangkitan revolusi Polri yang ke-69, bila dibandingkan dengan usia manusia sudah cukup dewasa, maka warga harus pula pintar membedakan antara dunia maya (sandiwara) dan modern itu, maka munculah Narkoba. Untuk mengatasi hal demikian, imbuhnya, kita harus mengedepankan pola aklak budi pekerti, termasuk ketakwaan kita terhadap Tuhan. Ini juga tentunya kembali kepada pribadi manusia itu sendiri. “Pada kesempatan ini, saya mau sampaikan kepada seluruh masyarakat Dogiyai mari kita mulai tertib diri kita, keluarga kita lebih dahulu lalu lingkungan sekitar kita. Halaman Polsek Kamu yang dicor dengan semen ini, bila ada masalah warga mari kita selesaikan dari sini. Bukan dari kebun atau dari kampung namun ini tempatnya,” tandasnya. Imbuhnya, Dogiyai kedepan mesti aman dan damai. Kita jaga dan rawat bersama-sama. “Apabila anggota saya yang kedapatan melakukan tidakan terhadap masyarakat, jangan takut saya atau anggota terdekat untuk melaporkannya. Bukan jamannya lagi untuk takut sama polisi termasuk TNI. Maka mari kita bergandengan tangan mendukung Kamtibmas di wilayah Meuwo ini secara bersama dan tinggalkan budaya negative yang merugikan kita,” terang mantan Kapolsek Intan Jaya ini.(don)
Bagikan artikel ini



