Penjabat Bupati Dorong Anak Asli Nabire di Profesi Langka
NABIRE – Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote menginginkan adanya program keberpihakan terhadap anak asli Nabire untuk bidang p
NABIRE – Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote menginginkan adanya program keberpihakan terhadap anak asli Nabire untuk bidang profesi langka seperti profesi kedokteran maupun penerbangan. Program itu, kata Anton, lebih dititikberatkan untuk anak-anak asli Nabire. Agar anak asli Nabire baik yang berasal dari gunung maupun pantai ini mendapatkan pendidikan di bidang profesi seperti pilot dan dokter.
“DPRD dan bupati baru nanti harus memperhatikan soal ini dan menganggarkan untuk tahun depan dan seterusnya. Saya sudah sampaikan kepada Bappeda Nabire dan Asisten III,” kata Penjabat Bupati Nabire, Anton Mote saat pertemuan dengan para orang tua mahasiswa dan DPDR Nabire di ruang Banmus DPRD Nabire, Kamis (06/05/21) pekan lalu.
Menurut Penjabat Bupati Nabire, hingga saat ini putra asli Nabire yang menggeluti bidang profesi seperti pilot dan dokter masih sangat minim. Dengan kondisi ini, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Nabire perlu memfasilitasi dan membuat kontrak kerja antara orang tua, anak dan universitas.
Soal biaya, usul Penjabat Bupati Nabire ini, semua biaya mulai dari makan minum uang buku, kuliah pemondokan serta biaya kuliah menjadi pembiayaan dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Nabire.
Lanjut dia, jika program ini benar-benar dilaksanakan, tentunya dalam lima tahun ke depan sudah ada lima dokter atau lima pilot untuk orang asli Nabire.
Tegas dia, hal ini harus dilakukan. Sebab kalau hanya mengandalkan orang tua maka sangat sulit karena persoalan pembiayaan.
“Saya salah satu peserta progam itu dari Pemprov dan kami dibiayai full oleh pemerintah daerah, jadi kembali mengabdi untuk daerah,” ungkapnya.
Kata dia, hal ini sangat perlu untuk mengisi bidang-bidang profesi yang saat ini langka peminat padahal sangat dibutuhkan oleh daerah.
“Kita hitung misalnya dokter asli Nabire, baru dokter Frans Sayori dan lainnya. Sepertinya belum lebih dari lima orang. Tapi kalau bilang dokter orang Mee, jujur hari ini sudah sangat banyak,” kata dokter Anton Mote.
Sementara itu, anggota DPRD Nabire, Sambena Inggeruhi mengatakan, usulan tersebut sangat bermanfaat untuk Nabire. Kata di, usulan ini akan dibahas bersama Pemkab Nabire untuk ditindaklanjuti ke depan.
“Saya setuju dengan saran ini, kita akan bahas dan akan mengawal ke Bupati nanti,” ujarnya. (ist)
Bagikan artikel ini



