Pengadaan Honorer Disesuaikan Kemampuan Dana
DOGIYAI – Pengadaaan tenaga honorer di masing-masing SKPD di lingkungan Pemkab Dogiyai, harus disesuaikan dengan kemampuan dana yang a
DOGIYAI – Pengadaaan tenaga honorer di masing-masing SKPD di lingkungan Pemkab Dogiyai, harus disesuaikan dengan kemampuan dana yang ada dalam APBD.
Bahkan pimpinan daerah sempat mewanti-wanti dalam rapat koordinasi antara SKPD agar tidak menambah tenaga honorer (kontrak).
Bahkan bupati terpilih sejak awal menginstruksikan agar para pejabat tidak mengeluarkan memo jatah ataupun titipan pejabat terkait dengan pengangkatan tenaga honorer.
Diingatkan sebagai catatan penting agar berhati–hati dalam menerima tenaga honor.
Sementara itu menjadi masalah tersendiri sudah 500san lebih tenaga honor yang ada di Kabupaten Dogiyai.
Disarankan Aparatur Sipil Negara lebih taat kepada aturan, rajin masuk kantor dan melaksanakan tugas dengan baik.
Sementara tenaga honor tenaga kotrak telah dikenal warga Dogiyai dengan pakaian dinas.
Jatah distrik pasti kembali ke distrik masing–masing.
Maka diharapkan penempatan kebanyakan pegawai pada distrik, melaksanakan tugas dengan baik dalam berbagai program yang bisa dikerjakan di tingkat distrik.
Kebanyakan pekerjaan yang bisa dikerjakan tanpa mengeluarkan uang, mandiri dalam pekerjaan untuk mendatangkan keuntungan.
Banyak kemudahan dana yang masuk di desa.
Sumber dana melalui pendidikan dan kesehatan dikelola dengan baik.
Sekarang bekerja untuk menghasilkan sesuatu, berhenti mencari muka di bupati dengan meminta proyek, apalagi minta uang.
Bupati dan wakil telah membagi DPA untuk membuat kegiatan bersama dengan masyarakat.
Ajak bawahan dan masyarakat untuk kerja menghasilkan sesuatu.
Kelompok Usaha Bersama (Kube) diberdayakan.
“Pencurian, pembongkaran lampu–lampu di jalan raya habis dibobol maling.
Air bersih ditarik Dinas PUPR Dogiyai dipotong malam hari.
Menara Telkomsel dibangun telekomonikasi alat dicuri diangkut habis.
Kantor Bupati Dogiyai dipalang sudah 12 kali,” kata Yeheskel Yobee penjaga kantor bupati.
Tidak hanya itu, lampu–lampu di Kantor Bupati Dogiyai, diambil.
Kemana Polisi Pamong Praja sebanyak 300 orang yang bertugas di Dogiyai ? Tenaga keamanan pun bertambah di Kabupaten Dogiyai. (don)
Bagikan artikel ini



