Penandatanganan Prasasti, Penyerahan Kunci Motor dan Mobil
DOGIYAI – Beberapa waktu lalu, bertempat halaman Kantor Bupati Dogiyai dipadati dengan sejumlah unit kendaraan roda 2 (motor) d
Bagikan
DOGIYAI – Beberapa waktu lalu, bertempat halaman Kantor Bupati Dogiyai dipadati dengan
sejumlah unit kendaraan roda 2 (motor) dan dua unit mobil ambulance. Sejumlah kendaraan roda dua diperuntukan bagi petugas Puskesmas yang melaksanakan tugas
di sejumlah Pustu dan Puskesmas dari 10 distrik dan 79 kampung yang ada di
wilayah lembah hijau dan Mapia (Kamapi), yang diserahkan secara resmi oleh
Bupati Dogiyai Yakobus Dumapa, SIP, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dogikai
Daniel Lumangkun. Sebelum menyerahkan secara simbolis kunci 19 buah motor dan dua unit mobil, Bupati
Dumapa juga menandatangani prasasti beberapa Pustu menjadi Puskesmas di
Kabupaten Dogiyai. Acara peresmian pembangunan peningkatan status Pustu menjadi Puskesmas di Kabupaten Dogiyai ini
diawali doa syukur, dipimpin Pendeta Bernardus Anou, S.Th. Dalam laporannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Dogiyai Agustina Pigome, SKM menyebutkan selaku PPTK
peningkatan status Pustu menjadi Puskesmas Yametadi, Puskesmas Egebutu, Magoda,
Mapia dan Bukapa, sedangkan pembangunan gedung baru Moanemani Idakebo Timepa di
Mapia Abouyaga Apogomakida Mapia ada tujuh unit yang telah rampung dibangun. Pemerintah Dogiyai melalui bidang kesehatan sedang memperbaiki mutu bidang kesehatan,
bangunan gedung tempat pelayanan kesehatan dengan baik dan benar dengan
difasilitasi dengan kendaraan untuk menunjang kegiatan kantor dan pelayanan di
masyrakat. Dengan alat dan pengobatan apa adanya ini, Dokter Daniel mengharapkan kepada petugas pegawai
masuk kantor pagi apel dan pulang pun apel. Kehadiran di kantor sangat
diharapkan untuk memberikan pelayanakn kepada masyarakat. “Kehadiran di tempat
tugas sangat diharapkan,” ujar dokter. Sementara itu, Bupati Dogiyai dalam
sambutannya menyampaikan, yang harus diperhatikan hal pertama adalah kendaraan,
baik roda 2 maupun roda 4 yang diserahkan bukan untuk mencari uang kepentingan
pribadi. Bukan untuk minum mabuk dalam
mobil atau motor, melainkan kendaraan tersebut diberikan untuk kepentingan
kantor, memperlancar kegiatan kantor. “Bila saya kedepatan dipergunakan diluar dari apa yang saya kemukakan pada saat ini, maka
saya berani tarik mobil itu dikembalikan kepada dinas yang bersangkutan,” ujar
Bupati Dumupa ketika menyerahkan kendaran dinas di Dogiyai baru–baru ini.
Tak lupa, pada
kesempatan itu Bupati Dogiyai memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan
Dogiyai, dimana tujuh buah Pustu menjadi statusnya ditingkatkan menjadi
Puskesmas dan penyerahan 19 buah unit
kendaraan bermotor kepada petugas, dengan harapan ASN bidang kesehatan di
Kabupaten Dogiyai. “Kedepan bisa terjangkau melalui jaringan Terkomsel, jalan
raya,” harapnya Bupati Dogiyai.(don)
Bagikan artikel ini



