Pemprov PT Prihatin dan Kutuk Kasus Penembakan di Mimika
NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah (PT) sangat prihatin dan mengutuk keras atas kasus penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika, Senin (5/08/2024), yang memakan korban jiwa, yaitu Pilot Helikopter berasal dari Selandia Baru, Glen Malcolm Conning dan dalam kejadian tersebut turut serta membawa tiga Tenaga Kesehatan (Nakes), satu bidan, dua anak-anak, sumber (instagram Kompas Tv).

NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah (PT) sangat prihatin dan mengutuk keras atas kasus penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika, Senin (5/08/2024), yang memakan korban jiwa, yaitu Pilot Helikopter berasal dari Selandia Baru, Glen Malcolm Conning dan dalam kejadian tersebut turut serta membawa tiga Tenaga Kesehatan (Nakes), satu bidan, dua anak-anak, sumber (instagram Kompas Tv).
Ketika ditemui di Aula Pertemuan Hotel Mahavira, Kamis (8/08/2024), Pj Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM mengatakan, Senin kemarin salah seorang pilot maskapai helikopter, ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan pilot tersebut meninggal dunia.
"Kita dari Pemprov PT salah satu wilayahnya, yaitu Kabupaten Mimika, kita sangat prihatin dan mengutuk keras, situasi yang terjadi di sana, karena yang dilakukan di sana pelayanan kemanusiaan," katanya.
Pemerintah daerah Mimika melalui dinas kesehatan telah bersusah payah untuk bekerjasama dengan pihak penerbangan tertentu untuk melakukan pelayanan distribusi personil Nakes, maupun pengobatan.
Kejadian di Mimika berkaitan juga dengan pelayanan kesehatan, di Kabupaten Mimika, ada program pelayanan kesehatan pada daerah Terisolir, Terluar dan Tertinggal (3T).
"Ada program kerja yang dilakukan Pemkab Mimika, Nakes sebulan sekali dilakukan pergantian di salah satu Puskesmas yang berada di 3T, di dalam kerjasamanya Pemkab Mimika melalui dinas kesehatan bekerjasama dengan salah satu maskapai helikopter yang selalu mengantar personil maupun obat-obatan," katanya.
Lanjut Anwar Damanik, Pemprov sangat prihatin dan turut berdukacita terkait meninggal pilot tersebut di Kabupaten Mimika, dan khususnya yang melakukan pelayanan kesehatan di sana yang kini merasa terganggu keamanannya.(edi)
Bagikan artikel ini



