DEIYAI – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop) mulai melakukan pendataan sektor industri kecil, industri menengah, serta tenaga kerja industri di delapan kabupaten sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Tim pendata Perindagkop Provinsi Papua Tengah untuk Kabupaten Deiyai diterima langsung oleh Kepala Dinas Perindag Kabupaten Deiyai, Bruno Mote, bersama jajaran pegawai di Kantor Dinas Perindag Deiyai, Tigido, Waghete, pada 12 Juli 2026.

Ketua Tim Pendata Perindagkop Provinsi Papua Tengah, Demianus Giyai, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah provinsi untuk memperoleh data yang akurat mengenai kondisi sektor industri di seluruh wilayah Papua Tengah.

"Kami datang untuk melakukan pendataan terhadap industri kecil, industri menengah, serta tenaga kerja industri di Kabupaten Deiyai. Data ini sangat penting sebagai dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran," ujarnya.

Menurut Demianus, tim pendata telah dibagi ke dalam empat kelompok yang akan bertugas di delapan kabupaten di Papua Tengah. Pendataan dilakukan secara langsung di lapangan guna memastikan seluruh informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi riil di setiap daerah.

Ia menjelaskan, hasil pendataan nantinya akan menjadi bahan bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama organisasi perangkat daerah teknis dalam merumuskan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan sektor industri kecil dan menengah.

"Melalui data yang valid, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha industri kecil dan menengah di Papua Tengah," katanya.

Demianus menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat merupakan fondasi utama dalam proses perencanaan pembangunan. Tanpa data yang memadai, kebijakan yang disusun berpotensi tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun kondisi riil di lapangan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, untuk memberikan dukungan selama proses pendataan berlangsung agar hasil yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi sektor industri di Kabupaten Deiyai.

Pendataan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonom baru untuk membangun basis data yang komprehensif. Data tersebut diharapkan menjadi acuan dalam merancang program pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi di delapan kabupaten di Papua Tengah. (hbb)